Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Tim Hukum; JPU KPK Gunakan Analogi Dan Logika Seret Muhaimin Syarif

Tim Hukum; JPU KPK Gunakan Analogi Dan Logika Seret Muhaimin Syarif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 11 Des 2024

TERNATE Mahabari.com – Konferensi Pers yang diadakan oleh Tim Hukum Muhaimin Syarif bertujuan untuk menuntut keadilan dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Acara ini bertema “Mencari Keadilan di Tengah Belantara Tuduhan dan Asumsi,” dan dihadiri oleh Febri Diansyah, Anggi Alwik, Juli Siregar, Darmawan Subakti, dan Nur Afiat Syamsul pada Kamis (11/12/2024).

Febri Diansyah, yang menjalankan tugas sebagai advokat, mendampingi Muhaimin Syarif. Kami ingin menegaskan bahwa sebagai tim penasihat hukum, kami berkomitmen untuk menghormati majelis hakim yang memeriksa dan akan memutuskan perkara ini pada Senin, 16 Desember 2024. Kami juga menghargai upaya penuntut umum KPK yang menjalankan tugasnya.

Kami menghargai penuntut umum KPK dalam melaksanakan tugasnya untuk membuktikan kasus ini sesuai dengan undang-undang. Namun demikian, sebagai penasihat hukum yang profesional, kami berhak mengkritik penuntut umum dan memberikan catatan terkait pekerjaan mereka, terutama dalam konteks perkara ini.

Dalam kapasitas kami sebagai advokat, kami memberikan kritik dan catatan secara profesional. Terdapat 11 kritik terhadap tuntutan JPU dalam persidangan ini, serta 24 analisis fakta dan aliran dana yang telah dijelaskan secara rinci, terutama mengenai catatan aliran dana.

Dirinya meminta agar pengadilan dapat melihat bahwa di dalam proses persidangan dalam kasus Muhaimin Syarif ini JPU KPK tidak menggunakan Fakta, namun berdasarkan Analogi Dan Logika. Ujar Febri.

Sehingga dirinya menegaskan beberapa hal. Dari 24 pihak yang disebut sebagai penerima atau catatan aliran dana dalam dakwaan penuntut umum, tidak ada yang terbukti sebagai suap terhadap AGK, berdasarkan fakta hukum di persidangan. Dengan demikian, dari semua aliran dana yang disebutkan dalam dakwaan dan tuntutan, kami tegaskan bahwa tidak ada yang terbukti sebagai suap terhadap AGK.

Satu hal krusial yang ingin kami sampaikan adalah bahwa tidak semua pihak yang disebut menerima dari Muhaimin Syarif diperiksa di pengadilan. Pertanyaannya, bagaimana mungkin dapat membuktikan bahwa itu adalah suap? Bagaimana penerimaan tersebut dapat dibuktikan jika dari 24 orang yang disebutkan, hanya 6 yang diperiksa? Ini adalah pertanyaan serius dalam proses pembuktian dalam penegakan hukum di Indonesia.

Kami serius dalam upaya memberantas korupsi, tetapi pemberantasan korupsi harus dilakukan secara profesional dan sesuai dengan hukum acara. Niatan kami sejak awal adalah untuk hadir mendampingi dalam perkara ini secara objektif. Kami ingin mencari kebenaran material dalam persidangan; namun, kami menemukan banyak kelemahan dalam proses pembuktian oleh jaksa penuntut umum.

Berdasarkan pengamatan kami, hanya sedikit pihak penerima yang diperiksa. Bahkan, ketika pihak penerima memberikan keterangan, mereka menyatakan bahwa mereka tidak menerima uang suap dari Muhaimin Syarif. Salah satunya, Ramadhan Ibrahim, yang sering kali menerima uang dari terdakwa, menegaskan bahwa uang tersebut untuk kepentingan pribadinya. Ia menjelaskan bahwa uang itu digunakan untuk cicilan mobil bekas dan pembelian tanah. Ketika kami bertanya apakah uang itu diberikan kepada Pak AGK, jawabannya adalah tidak ada.

Jika demikian, di mana letak suap tersebut jika uang yang diterima oleh Ramadhan Ibrahim tidak diberikan kepada AGK? Memang benar bahwa Ramadhan Ibrahim adalah ajudan, tetapi hal itu tidak serta merta berarti semua penerimaan oleh ajudan merupakan suap kepada AGK. Kami perlu membedakan fakta, asumsi, dan imajinasi dalam penegakan hukum.

Kami setuju jika seseorang terbukti bersalah berdasarkan fakta di persidangan, maka proses dengan benar. Namun, fakta lain yang bermunculan berkaitan dengan dana besar, seperti yang dituduhkan terkait PT Fajar Gemilang, ternyata dapat dibuktikan sebagai pinjaman untuk pengaturan perjalanan Umroh.

Dana 400 juta yang disebutkan, di persidangan menunjukkan mutasi rekening bahwa Muhammad Toriq Kasuba, mengungkapkan bahwa itu adalah pinjaman untuk booking seat. Jika tidak segera dibooking, kursi untuk ibadah Umroh bisa hilang dan tiket pesawat sulit didapat. Uang tersebut kemudian dipinjam kepada Pak Muhaimin Syarif dan dalam waktu tiga hari, uang itu dikembalikan oleh PT Fajar Gemilang ke Muhaimin Syarif.

Ini adalah pinjam-meminjam, bukan suap. Kami berpikir sangat aneh jika pinjam-meminjam disebut sebagai dana suap. Dalam hal ini, kami mengingatkan bahwa “kebenaran adalah hal yang paling berharga,” dan tugas kami sebagai advokat adalah untuk menjunjung tinggi kebenaran serta keadilan dalam setiap langkah hukum.

Sekedar diketahui pesan Yang disampaikan Muhaimin Syarif melalui Penasehat hukum. Bahwa dirinya siap membantu KPK dalam melakukan pemberantasan Korupsi di Maluku Utara. Tutup Febri Diansyah

 

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tonny: Tidak Masalah Jika Dicopot Jabatannya Sebagai Kadis DLH

    Tonny: Tidak Masalah Jika Dicopot Jabatannya Sebagai Kadis DLH

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Menanggapi komentar Anggota DPRD Ternate Nurlela Syarif yang meminta agar dirinya tidak diloloskan pada Seleksi Asessmen Pejabat Eselon II baginya itu tidak masalah. Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate Tonny S Pontoh, Selasa (2/8/2022) mengatakan, jabatan itu adalah rahmat, kalaupun hari ini dirinya dicopot maka sudah siap […]

  • Lebih Mendekatkan Diri Kepada Masyarakat, Polres Haltim Gelar Jum’at Curhat

    Lebih Mendekatkan Diri Kepada Masyarakat, Polres Haltim Gelar Jum’at Curhat

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mahabari, Haltim- Dalam rangka lebih mendekatkan diri kepada Masyarakat Kepolisian Resort Haltim terus menggelar Jum’at curhat. Kalian ini, giat tersebut dilaksanakan di Desa Tewil Kecamatan Maba Kabupaten halmahera timur yang di pimpin Langsung oleh Kapolres. Dalam kesempatan itu, Masyarakat yang turut hadir langsung menyampaikan kondisi kamtibmas di wilayah setempat kepada kapolres. Adewati Min Radja Salah […]

  • Nurlela Syarif Bilang Kadisdik Kota Ternate Terlalu Keras Kepala Dan Harus Di Ganti

    Nurlela Syarif Bilang Kadisdik Kota Ternate Terlalu Keras Kepala Dan Harus Di Ganti

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI TERNATE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate mendukung atas teguran keras Wali Kota selaku pimpinan pada Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate kemarin, hal ini disampaikan Anggota Komisi III Nurlela Syarif, Rabu (09/11/2022) Nurlela pada saat di wawancara media ini mengatakan, merasa gerah dengan apa yang dilakukan Kadisdik selama ini, hal itu yang […]

  • Lagi-Lagi, Saluran Air Menjadi Target Buruan Tim Slaber Koramil 1508-01 Tobelo

    Lagi-Lagi, Saluran Air Menjadi Target Buruan Tim Slaber Koramil 1508-01 Tobelo

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      TOBELO-Mahabari.com, Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf I Putu Artana Jaya memimpin anggota melaksanakan Karya Bakti pembersihan saluran air, bertempat di Desa MKCM Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (01/02/2024). Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Tobelo Iptu Anwar Sabari, personel Koramil 1508-01/Tobelo, personil Polsek Tobelo, Kepala Desa MKCM Frangky Kialian dan masyarakat. Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf […]

  • Musda VI: Ketum DPP Beri Catatan Serius, Alien Mus Mampu Atau Tidak?

    Musda VI: Ketum DPP Beri Catatan Serius, Alien Mus Mampu Atau Tidak?

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Panggung Musyawarah Daerah (Musda VI) Partai Golkar Maluku Utara kembali menegaskan satu hal: dominasi lama belum benar-benar berakhir. Alien Mus kembali didapuk memimpin DPD I setelah mengantongi dukungan bulat dari 10 DPD II kabupaten/kota serta enam organisasi sayap partai. Kemenangan tanpa riak ini di satu sisi mencerminkan soliditas, namun di sisi lain […]

  • Kasdim 1501 Ternate Beri Materi Peningkatan Kapasitas  ke Pemdes dan BPD

    Kasdim 1501 Ternate Beri Materi Peningkatan Kapasitas ke Pemdes dan BPD

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE- Mahabari.Com, Kasdim 1501 Ternate, Letkol Inf Robi Manuel, menjadi pemateri dalam acara pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan Badan permusyawaratan desa (BPD), Jumat (22/09/2023). Bertempat di hotel Grand Majang. Pelatihan tersebut diperuntukkan untuk Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari berbagai daerah di Provinsi Maluku utara. Pada kesempatan itu, materi yang […]

expand_less