Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Kordinator JATAM Minta KPK Periksa PT Trimega Bangun Persada tbk

Kordinator JATAM Minta KPK Periksa PT Trimega Bangun Persada tbk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 21 Des 2023

TERNATE MAHABARI.com -Pegiat Jaringan Advokasi Tambang (JATAM). Pada tahun 2022 lalu, AGK juga merekomendasikan ke Kementerian ESDM untuk memunculkan 13 IUP di aplikasi MODI dan MOMI Kementerian ESDM. Langkah ini patut ditinjau sebagai bagian dari transaksi gelap antara kepentingan perusahaan tambang dan Gubernur Maluku Utara.

Sebagaimana diketahui, selain gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, terdapat enam orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Satu di antaranya atas nama Stevi Thomas (ST).

Melky Nahar Koordinator JATAM, mengatakan Kamis 21/12/2023. ST merupakan orang penting di Harita Group, salah satu perusahaan tambang nikel terbesar yang beroperasi di Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Jelasnya

Dalam hal ini ST tercatat sebagai Direktur Hubungan Eksternal PT Trimegah Bangun Persada Tbk, anak perusahaan Harita Group.

Selain itu, ST juga menjabat sebagai Komisaris di PT Gane Tambang Sentosa, yang juga merupakan anak perusahaan Harita Group.

Dalam operasionalnya, perusahaan-perusahaan dibawa Harita Group ini tercatat mencaplok lahan-lahan warga, mencemari sumber air dan perairan laut, selain itu perusahaan tersebut melakukan intimidasi dan kekerasan serta kriminalisasi terhadap warga, hingga terganggunya kesehatan warga yang diduga akibat operasi pembangkit listrik tenaga batubara di kawasan industri Harita.

Cakupan luas konsensi PT Trimegah Bangun Persada 5.523,99 hektar, yang membawahi dua proyek pertambangan nikel laterit aktif,

Yaitu PT Obi Anugerah Mineral dengan seluas 1.775 hektar, PT Jikodolong Megah Pertiwi dengan luas 1.885 hektare, Sementara PT Gane Tambang Sentosa dengan luas 2.314 hektar.

Keterlibatan ST hingga kemudian ditetapkan sebagai tersangka diduga karena telah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap kepada AGK, untuk kepentingan pembangunan jalan tambang milik Harita Group di Pulau Obi, Halmahera Selatan.

Dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan AGK dan ST menunjukkan pratik pengelolaan pertambangan di Maluku Utara yang penuh dengan transaksional. Elit politik lokal dan pengusaha tambang justru bersekongkol, mengeruk kekayaan tambang untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

Praktik korupsi di sektor pertambangan ini diduga tidak hanya terkait antara AGK dengan petinggi Harita, tetapi juga diduga dengan perusahaan-perusahaan tambang lainnya, yang izinnya diterbitkan selama AGK menjabat sebagai gubernur.

Selain itu juga iya meminta kepada lembaga Anti Rasua agar dapat mengusut kasus korupsi di wilayah pertambangan yang Tercatat Mengobral 54 Izin IUP di Maluku Utara tegasnya.

Sehingga, kami meminta dengan tegas kepada KPK agar segera menyasar praktik korupsi di sektor pertambangan yang telah lama mengendap tanpa penegakan hukum, ungkap Melky Nahar Koordinator JATAM

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP KNPI Minta Presiden Jokowi Segera Pecat Luhut dari Jabatan Menko Marves

    DPP KNPI Minta Presiden Jokowi Segera Pecat Luhut dari Jabatan Menko Marves

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI TERNATE- Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) agar segera memecat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Marves) Luhut Binsar Panjaitan. Hal ini disampaikan, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama saat menggelar Kongres KNPI ke XVI yang diselenggarakan di Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara, […]

  • Foto Caleg Partai Nasdem Dapil Ternate Selatan Dan Moti (Ade Rahmat)

    Ade Rahmat Caleg Nasdem Berharap, MK Dapat Mengambil Putusan Tidak Merugikan Suara Rakyat

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kecamatan Kota Ternate Selatan TPS 08 Kelurahan Tabona yang berdasarkan Model D. Hasil Kecamatan DPRD Kabupaten/Kota dimana hasilnya 1 suara dinyatakan sah, dan 221 suara dinyatakan tidak sah, dari total seluruh suara sah dan suara tidak sah 222 Surat Suara. Dalam Rapat Rekapitulasi Hasil […]

  • Komnas Perempuan Uji Coba Program SPPT-PKKTP di Maluku Utara

    Komnas Perempuan Uji Coba Program SPPT-PKKTP di Maluku Utara

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) melakukan uji coba program Sistem Peradilan Pidana Terpadu dan Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (SPPT-PKKTP) di Maluku Utara. Maluku Utara menjadi salah satu provinsi yang dipilih dari total 285 jumlah Provinsi, Kota dan Kabupaten di Indonesia, sebab Maluku Utara memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 […]

  • Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Rayakan Milad Rumah Sakit Islam (RSI) Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Maluku Utara, yang Ke-13 tahun itu Dihadiri, Sekretaris RSI Jakarta Drs. MH. Ziyad, MA. Bersama Ketua Pimpinan Pusat Aisyiah Dr. Rohimi Zam-zam, S.Psi.,SH.,M.Pd. Senin (10/06/24). Dalam milad ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara, dapat menambah spirit buat para pegawai rumah sakit […]

  • KNTI Dan Nelayan Di Kecamatan Mortim Gelar Diskusi Perunahan Iklim Pesisir

    KNTI Dan Nelayan Di Kecamatan Mortim Gelar Diskusi Perunahan Iklim Pesisir

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Morotai-Mahabari.Com, Mungkin, diskusi rembuk perubahan iklim pesisir baru pertama kali di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dilakukan Diskusi. Sebab, jarang terdengar di Morotai para mahasiswa, pemuda, maupun LSM lainnya yang menggelar diskusi soal perubahan iklim wilayah pesisir. Namun hal itu telah dilakukan oleh nelayan Morotai yang profesinya hanya sebagai nelayan, khususnya nelayan Tuna. Bahkan, […]

  • Pelaku Persetubuhan Anak, Jaksa Vs Polisi Beda Pendapat Soal Penahan

    Pelaku Persetubuhan Anak, Jaksa Vs Polisi Beda Pendapat Soal Penahan

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Penanganan dugaan kasus kekerasan Persetubuhan (seksual), terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Memunculkan perbedaan pandangan antara pihak kejaksaan dan kepolisian terkait penahanan tersangka Iskandar alias IS. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepulauan Sula, Raimond Noya, menegaskan bahwa kewenangan penahanan secara hukum […]

expand_less