Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Pemilu 2024 Akademisi UMMU Minta KPU Dan Bawaslu Harus Netral

Pemilu 2024 Akademisi UMMU Minta KPU Dan Bawaslu Harus Netral

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 16 Feb 2023

MAHABARI TERNATE – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, KPU dan Bawaslu harus memiliki penyelenggara berkualitas, hal ini disampaikan Akademisi juga sebagai Dekan Fakuktas Ilmu Sosial dan Politik ( Fisip) UMMU Dr. Aji Deni saat ditemui di ruang kerja pada Kamis (15/02/2023)

Aji Deni saat di wawancara mengatakan, bahwa Penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu harus miliki integritas dalam berpenyelenggara, netral dan bersih.

Menurutnya, selama ini dalam proses evaluasi pemilu penyelenggara itu punya kualitas atau tidak, tinggal kita lihat saja di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kalau kita lihat data di Pemilu di 2014 itu sudah banyak di uraikan banyak sekali kasus.

“Kita ingin Keluar dari zona rawan indeks pemilu, zona rawan indeks Pemilu Ini maksudnya, bagaimana cara kordinasi antara Bawaslu dan KPU dalam semua level kepemimpinan baik penyelenggara Teknis maupun pengawasan sehingga proses pemilu bisa berjalan dengan baik, ” ujarnya

Hal yang paling krusial itu yang pertama, bagaimana caranya KPU dan Bawaslu bisa mengantisipasi agar tidak terjadi konflik kepentingan. Ketika kalau ada di temui masyarakat yang sudah punya hak untuk memilih tapi kemudian tidak terdaftar sebagai pemilih maka biasa itu ada kebijakan aturannya.

“Setiap orang yang punya hak memilih tapi tidak ada namanya di daftar pemilih maka bisa mengisi fom C7 atau fom C5 di masukan sebagai pemilih tambahan pada saat proses pemilihan, kadang ada TPS yang membludak tapi masalahnya bagaimana caranya KPU itu bisa dapat mensiasati sementara surat suara yang di miliki terbatas,” jelasnya

Sebagai mantam penyelenggara pemilu, bahwa pemilihan itu paling rawan, surat suara yang dicetak harus sesuai jumlah DPT di tambah dengan 2,5%, bagaimana menyelamatkan masyarakat yang tidak terdaftar di DPT pada hari pemungutan suara nanti, sementara surat suara yang dicetak itu terbatas.

Misalnya, jumlah total pemilihnya ada 250 DPT ditambah dengan 2,5 % persen surat suara yang disiapkan tapi ternyata di Tps banyak masyarakat yang datang menggunakan KTP surat suara terbatas, pasti hak pilih nya tidak bisa di gunakan, bagaimana menelamatkan masyarakat kalau kejadiannya seperti itu.

Banyak masyarakat yang nanti nya tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena surat suara itu hanya tersedia bagi DPT terdaftar + 2,5%, orang-orang ini apa di biarkan tidak memilih atau ada nanti di Pemilihan Suara Susulan (PSU) baru di masukan, karena PSU itu kan tergantung gugatan dari pihak-pihak yang merasa di rugikan saja.

Jadi sebenarnya itu bagaimana tingkat Akurasi penyelenggara pemilu, mengajak masyarakat dalam sosialisasi agar pro aktif mendaftarkan diri. Maluku Utara dalam beberapa episode terakhir tidak ada di atas 55%.

Tetapi kadang kalau PSU misalnya, ada dalam beberapa kasus ini kasuistik, pernah menemukan beberapa kasus di mana, kok DPRnya bisa 100% Plash 2,5 Plash pemilu tambahan. ini luar biasa kasuistik nya, meski pun di tempat lain orang menggunakan hak suara nya kurang lebih 80% kalau seperti itu relatif.

Banyak faktor sebenarnya selain mereka sudah malas memilih, orang bilang buat apa memilih, mereka terpilih pun tidak persoalan publik tetap tidak bisa selesai,
kemiskinan, air bersih, masalah listrik, keamanan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat masih banyak terjadi.

“Kita berharap Pemilu adalah sebuah keniscayaan, masyarakat harus percaya pada KPU dan Bawaslu, saya pernah tanya pada teman-teman penyelenggara Bawaslu dan Kpu, apakah bisa di jamin tidak ada lagi PSU, baik Pelpres,Pelgub maupun di Pilkada, misalnya ada PSU di legislatif karena hal ini sering terjadi. ”

Terkadang penyelenggara juga nakal, bukan semua tapi oknum-oknum semua penyelenggara tertentu, mereka itu sering sengaja seperti itu, kalau sampai masalah berarti ada sesuatu yang tidak beres, ada Kongkalikong kepentingan antara penyelenggara dan oknum-oknum peserta pemilu. Apakah dari partai politik, calon perseorangan maupun dari pasangan calon lainnya, hal seperti ini yang perlu rapikan.

Saya sebenarnya memberikan komentar seperti ini bukan asal komentar, karena kami sengaja mengirim mahasiswa buat skripsi tentang misalnya keterlibatan ASN dalam politik, supaya data itu bisa di dapatkan baru di analisa data nya dan ternyata yang perlu kita evaluasi adalah pengawas maupun penyelenggara teknis baik di KPU maupun Bawaslu.

Karena posisi yang paling krusial bukan proses kampanye atau pendaftaran pemilih hal itu tidak terlalu bermasalah, nanti bermasalah pada pencoblos suara. Ketika pendataan DPT biar lewat dimuka orang cuek aja, tapi nanti di pencoblosan baru mereka menuntuk hak politik nya pada hal Selama ini mereka di mana.

Pola harus di rubah, karena selama ini masyarakat berpikir walaupun tidak terdaftar di DPT tapi bisa datang di TPS membawah KTP, pada hal mereka tidak pikir untung-untung kalau di sana ada kesediaan surat suara.

Kalau tidak ada ya berarti hak politiknya tidak bisa di dapat kan. Kalau seperti itu masyarakat juga kita salah kan kenapa tidak datang memilih, alasannya karena mereka tidak percaya lagi pada rezim Pemilu, dianggap dari pemilu ke pemilu masalah tidak pernah tuntas – tuntas. Tutup Aji Deni.

Peliput: Fahrun

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispersip Ternate Gelar Lomba Video Literasi, Hidupkan Semangat Membaca di Era Digital

    Dispersip Ternate Gelar Lomba Video Literasi, Hidupkan Semangat Membaca di Era Digital

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate terus berinovasi dalam menghidupkan budaya literasi di tengah masyarakat. Salah satunya melalui lomba pembuatan konten video literasi yang digelar tahun ini dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Lomba yang berlangsung di lingkungan Dispersip Kota Ternate itu […]

  • Rapat Anggota Tahunan XXXI. Wakil Ketua Koperasi TKBM Harap Anggota Memiliki Lisensi 

    Rapat Anggota Tahunan XXXI. Wakil Ketua Koperasi TKBM Harap Anggota Memiliki Lisensi 

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE MAHABARI.com -Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XXXI Tahun Buku 2023 bertempat di Royal Resto Ternate Rabu, (07/02/2024). Dalam Rapat Tahunan Anggota, Mengusung tema, “Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan Primer Koperasi TKBM Se Indonesia Untuk Mendukung Perjuangan Inkop TKBM Dan Siapa Mempertahankan Eksistensi TKBM Pelabuhan Sebagai […]

  • Pansus: Ranperda Cadangan Pangan Jangan Sekadar Dokumen

    Pansus: Ranperda Cadangan Pangan Jangan Sekadar Dokumen

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Anggota Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate, Ridwan AR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), menegaskan pentingnya keseriusan pemerintah daerah dalam menyusun dan mengimplementasikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ketahanan Pangan. Hal tersebut disampaikan Ridwan usai rapat pembahasan ranperda bersama Bappelitbangda, Dinas Sosial, dan Dinas Perikanan, Selasa (27/1/2026). Baca Juga  Pecah, Tiga […]

  • Bassam Kasuba Lantik Abdillah sebagai Sekda Definitif Halsel

    Bassam Kasuba Lantik Abdillah sebagai Sekda Definitif Halsel

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Fahrun
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, resmi melantik Abdillah Kamarullah, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Sabtu (11/4/2026), di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK). Nomor 800.1.3.3/KEP/04/2026 tentang pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Pengangkatan Abdillah Kamarullah juga […]

  • UMMU Ternate Sikapi Tuntutan Kesejahteraan Dosen dan Pegawai

    UMMU Ternate Sikapi Tuntutan Kesejahteraan Dosen dan Pegawai

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate akan menyikapi isu yang berkembang terkait dengan tuntutan terhadap kesejateran para Dosen dan Pegawai di ruang lingkup UMMU, hal ini di sampaikan Wakil Rektor II Dr. Ranita Rope saat di temui Senin (09/05/2022). Menurut Ranita, sejak periode pertama Rektor UMMU sudah punya cita-cita yang sama untuk […]

  • CV TJK Diduga Kurangi Volume Pekerjaan Jalan Lingkar Desa Seki Galela Selatan

    CV TJK Diduga Kurangi Volume Pekerjaan Jalan Lingkar Desa Seki Galela Selatan

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Terdapat Kelebihan Bayar Senilai Rp 143 Juta TOBELO-Mahabari.com, Paket pekerjaan peningkatan jalan lingkar Desa Seki Kecamatan Galela Selatan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) tahun 2022 diduga terjadi pengurangan volume pekerjaan diduga dilakukan oleh CV TJK. Pasalnya pengurangan volume pekerjaan itu, terdapat kerugian negara senilai Rp 143 Juta karena terdapat kelebihan pembayaran pada belanja paket pekerjaan jalan […]

expand_less