Breaking News
light_mode
Beranda » Home » DP3A Malut Perkuat Jejaring Penegakan Terhadap Anak Yang Terlibat Hukum

DP3A Malut Perkuat Jejaring Penegakan Terhadap Anak Yang Terlibat Hukum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 5 Okt 2022

MAHABARI, TERNATE- Dalam penguatan dan penyelarasan antara jejaring aparat penegak hukum APH dalam pencegahan kekerasan dan penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum ABH, di Hotel Jati Ternate Rabu (5/10/2022)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) Musrifah Alhadar mengatakan, Restorative justice merupakan suatu perubahan regulasi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Sasarannya adalah anak yang berhadapan dengan hukum dengan tujuan mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan pembalasan.

Kata Musrifah, sebelumnya hanya anak sebagai pelaku yang ditangani dari konteks pidana, namun kini Undang- undang SPPA mengatur juga anak sebagai korban dan termasuk anak sebagai saksi.

Untuk itu, perlindungan hukum yang diberikan melalui proses restorative justice yang melibatkan anak- anak diharapkan tidak sampai masuk ke ranah hukum dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Lanjutnya, disatu sisi tetap ada pertanggungjawaban pelaku terhadap korba, dan disisi lain pelaku juga tidak kehilangan hak- haknya sebagai seorang anak atau generasi penerus, salah satunya hak untuk mendapatkan pendidikan.

“Penyelesaian perkara pidana anak dengan pendekatan restorative justice selama ini telah diupayakan oleh Pemerintah meskipun dalam pelaksaaannya masih belum mengalami perkembangan yang signifikan, ini tentunya membutuhkan sinergi antar lembaga diantaranya Kemenkumham, Kepolisian, Kementerian Pendidikan dan Agama dalam penanganan perkara pidana anak, agar terdapat pemahaman yang sama sampai ditingkat daerah tentang penanganan perkara pidana anak,” jelas Kepala DP3A Malut.

Sementara, Kasubdit IV Dirkrimum Polda Malut Kompol Anita Yuliyanto mengatakan, jika anak yang berhadapan dengan hukum dan tuntutannya dibawah tujuh tahun maka akan dilakukan penyelesaian diluar pengadilan atau disebut diversi.

“Ini dilakukan agar anak tersebut tidak lagi berhadapan dengan hukum, namun hal itu jika disetujui oleh keluarga atau pihak yang dikorbankan,” ungkap Anita

Dirinya berharap, anak tidak dihadapkan dengan persoalan hukum, makanya harus dapat diselesaikan secara kekeluargaan, sebab masa depan anak tersebut masih panjang.

Peliput: Faisal
Editor: ZI

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Haltim Minta KPU Tidak Rekrut Calon PPS Yang Masuk Anggota Parpol

    Bawaslu Haltim Minta KPU Tidak Rekrut Calon PPS Yang Masuk Anggota Parpol

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALTIM – Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera timur meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak merekrut Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang masuk dalam kepengurusan partai politik. Hal tersebut di sampaikan Ketua Bawaslu Halmahera timur Suratman Kadir Ketika ditemui Mahabari.com. Sabtu, (7/01/2023). Menurut Suratman, Berdasarkan Hasil pengawasan dalam seleksi calon anggota […]

  • Bela Peduli, Sherly Tjoanda Bakal Bangkitkan Olahraga di Malut

    Bela Peduli, Sherly Tjoanda Bakal Bangkitkan Olahraga di Malut

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Yayasan Bela Peduli sukses melaksanakan acara lari santai (Fun Run) yang dimulai dari landmark Kota Ternate, Pada Minggu (10/11/2024). Dalam acara Fun Run mendapat Antusiasme masyarakat Ternate dan komunitas pelari yang sangat luar biasa, dengan ribuan peserta hadir dalam acara ini. Menurut Juru Bicara Pasangan Calon Nomor Urut 4, Sherly Tjoanda dan […]

  • Dugaan Ada Uang Gelap Yang Dikumpulkan Oknum Petinggi Satpol-PP

    Dugaan Ada Uang Gelap Yang Dikumpulkan Oknum Petinggi Satpol-PP

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MALUT Mahabari.com – Terdapat dugaan pemaksaan terhadap 229 pegawai PPPK oleh empat oknum di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Maluku Utara untuk mengumpulkan dana sebesar 200 ribu rupiah. Berdasarkan sumber terpercaya, dugaan pemaksaan ini sudah terjadi dua kali. Pengumpulan uang tersebut awalnya dikatakan sebagai dana sewa gedung yang bertempat di Badan Kepegawaian Negara Unit […]

  • Pemdes Sidopo Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2025

    Pemdes Sidopo Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Pemerintah Desa (Pemdes). Sidopo, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dana Desa tahap I tahun 2025, kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Selasa (11/6/2025). itu ditujukan kepada 25 kepala keluarga, masing-masing menerima sebesar Rp 1.800.000, untuk alokasi enam bulan, yakni Januari hingga […]

  • Foto Ilustrasi Ilegal Loging

    Mebel dan Kios Penampung Kayu Tidak Miliki Dokumen Izin Marak di Halut

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO- Mahabari.Com, Praktek ilegal loging dan perdagangan Kayu melalui panampung, serta mebel tidak memiliki Izin marak di Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Hal itu, lantaran tidak ketatnya KPA Provinsi Maluku Utara dan aparat kepolisian dalam penertiban Izin. Pasalnya praktek Ilegal loging, dan perdagangan kayu melalui kios panampungan, serta mebel secara terang – terangan melawan hukum. Mirisnya […]

  • Gerindra Malut Deklarasi Prabowo Sebagai Bakal Capres 2024 Dengan Simbol Budaya Se- Indonesia

    Gerindra Malut Deklarasi Prabowo Sebagai Bakal Capres 2024 Dengan Simbol Budaya Se- Indonesia

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Maluku Utara mendeklarasikan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon Presiden pada Pemilu 2024. Deklarasi yang dipimpin Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif dilaksanakan di Red Corner Kafe, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Deklarasi tersebut 19 putra dan putri mengenakan […]

expand_less