Home / Politik

Selasa, 21 Juni 2022 - 13:53 WIT

Ketua KPU Kota Ternate Minta Masyarakat Aktif Kawal Tahapan Pemilu 2024


M. Zen A. Karim (Ketua KPU Kota Ternate)

M. Zen A. Karim (Ketua KPU Kota Ternate)


MAHABARI, TERNATE – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate M. Zen A. Karim meminta agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal proses tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti.

Dirinya mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat Kota Ternate dan stakeholder agar turut mengawal Pemilu 2024 ini, jangan hanya menitikberatkan pada penyelenggara dalam hal ini KPU, tetapi sukses tidaknya Pemilu adalah tanggungjawab bersama.

Baca Juga  Fatal Surat Suara Sebanyak 222 Di TPS 08 Kel Tabona Dinyatakan Tidak Sah

Menurutnya, jika Pemilu hanya dititik beratkan kepada penyelenggara, maka secara otomatis partisipasi masyarakat dalam pemilu dari awal sampai tahapan pencoblosan tidak ada, masyarakat seharusnya sebagai fungsi kontrol agar semuanya bisa berjalan dengan baik.

“Kami sangat berharap agar ada keterlibatan masyarakat, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai relawan dalam mengawal proses demokrasi di Kota Ternate,” ucap Ketua KPU Kota Ternate.

M. Zen menjelaskan, KPU setiap periode Pemilu selalu terjadi perubahan sistem yang akan mempermudah penyelenggara dalam mengantisipasi kemungkinan terjadi perselisihan suara.

Baca Juga  DPD PKS Haltim Tolak Kenaikan Harga BBM

“Sebelumnya KPU sudah lakukan uji coba Sirekap dan ini sangat membantu kita ketika terjadi perselisihan suara, karena Sirekap adalah data plano yang kemudian itu di scane untuk dikirim ke sistem,” ungkapnya.

Kemudian pada plenonya nanti, jika terjadi perubahan angka di form C yang dimiliki, maka otomatis akan disandingkan dengan sirekap yang di miliki KPU, sehingga untuk menyelesaikan permasalahan akan sangat mudah.

Baca Juga  Pimpin Apel Gabungan, Wali Kota Minta OPD, Camat, Lurah dan Kades Sukseskan Sail Tidore 2022

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadi kecacatan surat suara pemilu, maka ada ketentuan undang-undang yang mengatur tentang 2,2 persen dari jumlah surat suara, antinya surat suara yang di cetak itu dilebihkan sebanyak 2,2 persen dari jumlah daftar pemilih, sehingga, kalau ada surat suara yang rusak, antisipasinya sudah ada, maka sejauh ini masalah sudah di atasi sesuai mekanisme.

Peliput: Fahrun
Editor: ZI


Baca Juga

Nasional

REALISASIKAN REVISI PKPU Nomor 10 TAHUN 2023 PASAL 8 AYAT 2 “REVISI TELAT, HAK POLITIK PEREMPUAN LEWAT”

Politik

Ketua PAN Malut Beri Sinyal Koalisi Golkar, PAN dan PPP Secara Nasional Bisa Sampai di Daerah

Hukum

Anggota DPD RI Dapil Malut Tidak Tahu Ada RUU Hak Masyarakat Hukum Adat

Politik

Fraksi PAN dan PKB DPRD Dukung Sail Tidore 2022

Politik

Komisi I DPRD Kota Ternate Dukung Pergantian OPD Asalkan Sesuai Aturan
Muhamad Senen. Ketua DPD Partai PDIP Maluku Utara

Politik

Pilbup 2024, Nama Bupati Kepulauan Sula Tidak Masuk Rekomendasi PDIP
Foto Rusly Saraha Koordinator Devisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Maluku Utara

Hukum

Tim Sukses Minta Kembalikan Uang Caleg, Bawaslu Malut Masi Mendalami Dugaan Politik Uang

Politik

Bawaslu Halmahera Timur Ingatkan ASN Jaga Netralitas