Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » PMII Halsel: Sengketa Lahan di Kawasi Tak Boleh Jadi Alasan Aksi Anarkis

PMII Halsel: Sengketa Lahan di Kawasi Tak Boleh Jadi Alasan Aksi Anarkis

  • account_circle Fahrun
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026

HALSEL, Mahabari.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Halmahera Selatan (Halsel) mendukung langkah PT Harita Nickel menempuh jalur hukum menyusul aksi demonstrasi yang berujung pada dugaan perusakan pagar Kantor Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Desa Kawasi, Kecamatan Obi.

Ketua PMII Halsel, Dini Andriani Muhammad, menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Namun, menurutnya, hak tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas.

“Kami mendukung kebebasan menyampaikan pendapat karena itu dijamin undang-undang. Namun ketika aksi berubah menjadi tindakan anarkis dan perusakan, tentu tidak bisa ditoleransi. Langkah perusahaan menempuh jalur hukum sudah tepat agar persoalan ini diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Dini, Kamis (9/7/2026).

Ia menilai aksi yang berujung kericuhan telah melampaui batas penyampaian aspirasi yang semestinya dilakukan secara tertib dan damai. PMII juga menduga adanya pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi sehingga memicu tindakan yang merugikan berbagai pihak.

Terkait substansi tuntutan, PMII menilai klaim ganti rugi yang diajukan oleh pihak yang mengatasnamakan warga Desa Madopolo belum memiliki dasar yang kuat. Berdasarkan informasi yang diperoleh organisasi tersebut, perusahaan disebut telah menyelesaikan kewajiban pembayaran kompensasi kepada warga pengelola lahan yang berhak menerima ganti rugi sesuai mekanisme yang berlaku.

PMII mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog dan menghormati proses hukum guna menghindari konflik yang lebih luas. Organisasi itu berharap penyelesaian sengketa dilakukan melalui jalur hukum dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Diketahui, aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Halmahera Selatan Menggugat berlangsung pada Kamis (2/7/2026). Massa menyampaikan tuntutan ganti rugi atas lahan yang diklaim terdampak pembangunan Bendung Akelamo dan aksi tersebut berakhir dengan dugaan perusakan pagar Kantor CSR PT Harita Nickel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi pembangunan bendung berada di kawasan hutan. Perusahaan disebut telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi tanam tumbuh kepada warga pengelola lahan terdampak sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Pandangan serupa disampaikan praktisi hukum asal Halmahera Selatan, La Jamra Hi. Zakaria. Ia menilai tuntutan ganti rugi lahan dengan nilai belasan miliar rupiah tidak memiliki dasar hukum yang kuat karena objek yang dipersoalkan berada di kawasan hutan negara.

Menurut La Jamra, masyarakat yang mengelola kawasan hutan pada prinsipnya memiliki hak atas tanaman atau tanam tumbuh, bukan hak kepemilikan atas tanah. Karena itu, penyelesaian melalui pembayaran ganti rugi tanam tumbuh kepada warga pengelola dinilai telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perusahaan telah menempuh mekanisme yang diatur regulasi, termasuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi tanam tumbuh yang telah disepakati bersama warga. Karena itu, tuntutan baru dengan nilai miliaran rupiah tidak memiliki dasar hukum yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya membedakan antara hak kelola atas tanaman dengan hak kepemilikan atas tanah di kawasan hutan negara. Menurutnya, penyelesaian yang telah dilakukan perusahaan semestinya mengakhiri polemik tersebut.

“Yang tidak boleh adalah tuntutan yang tidak memiliki dasar hukum disertai aksi yang berujung anarkis. Tindakan itu sudah seperti premanisme,” pungkasnya.

  • Penulis: Fahrun
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKP Cipayung Kecewa Wali Kota Ternate di Luar Daerah

    OKP Cipayung Kecewa Wali Kota Ternate di Luar Daerah

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Organisasi Kepemudaan (OKP) aliansi Cipayung menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Ternate dengan sejumlah isu yaitu meminta Pemerintah menurunkan harga BBM, Menolak penundaan Pemilu tahun 2024 serta menolak Jokowi Presiden Tiga Periode. Dalam aksi tersebut, mereka meminta agar Wali Kota Ternate Tauhid Soleman dapat mendengar […]

  • Polres Halut Gelar Natal Oikumene Wujudkan Pemilu Damai

    Polres Halut Gelar Natal Oikumene Wujudkan Pemilu Damai

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Kepolisian Resort, (Polres) Halmahera Utara, Sabtu (02/12) menggelar perayaan Natal Oikumene. Bertempat Gedung Amarta Polres Halut. Perayaan natal bertajuk, “Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi (Lukas 2:14 ) dengan semangat kerendahan hati  menyambut kelahiran Kristus melalui peran Polri Presisi, berintegritas, mengasihi , melayani guna mewujudkan Pemilu damai menuju Indonesia maju.”  Dihadiri Kapolres […]

  • TKD Pastikan Prabowo Gibran Raup Suara  70 Persen di Malut

    TKD Pastikan Prabowo Gibran Raup Suara 70 Persen di Malut

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Syahril 30 Ribu Relawan Siap Hadiri Kampanye Prabowo Gibran TERNATE MAHABARI.com -Rapat pimpinan partai koalisi Tim Kampanye Daerah (TKD) Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Optimis pastikan Paslon Prabowo Gibran raup suara 70 Persen di Maluku Utara. Hal itu, Disampaikan melalui rapat Koalisi Pemenangan. Bertempat Kantor TKD Prabowo-Gibran, […]

  • Ribuan Jamaah Muhammadiyah Ternate Salat Ied di Darul Arqam

    Ribuan Jamaah Muhammadiyah Ternate Salat Ied di Darul Arqam

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Ribuan warga Muhammadiyah di Kota Ternate, Maluku Utara, melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026). Pelaksanaan Salat Idul Fitri dipusatkan di Masjid Darul Arqam, Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah. Terlihat Sejak pukul 06.00 WIT, jamaah mulai memadati kawasan masjid. Lonjakan jumlah jamaah membuat kapasitas masjid tidak mampu […]

  • Empat Daerah Raih Penghargaan BKN, Tidore Janji Susul dalam Waktu Dekat

    Empat Daerah Raih Penghargaan BKN, Tidore Janji Susul dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Kementerian Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN atas keberhasilan mereka melakukan percepatan pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Penghargaan ini diberikan setelah BKN menilai capaian instansi yang mampu menuntaskan pembangunan manajemen talenta hanya dalam waktu dua bulan sejak penandatanganan Komitmen […]

  • Pedagang Tetap Protes, Terminal Diserbu Penjual Musiman DPRD Belum Temukan Solusi 

    Pedagang Tetap Protes, Terminal Diserbu Penjual Musiman DPRD Belum Temukan Solusi 

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Ternate mendorong Pemerintah Kota Ternate, untuk segera menata dan mengatur aktivitas pedagang musiman, khususnya yang berjualan di area terminal. Langkah ini diambil untuk menjaga iklim usaha yang sehat di kalangan pedagang tetap serta mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Komisi II DPRD Kota […]

expand_less