Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Kontrak Usai, Penyewa Kios 03 Pasar Gamalama Tak Mau Keluar: Diduga ada Sabotase Oknum Dinas Koperasi dan UMKM

Kontrak Usai, Penyewa Kios 03 Pasar Gamalama Tak Mau Keluar: Diduga ada Sabotase Oknum Dinas Koperasi dan UMKM

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025

TERNATE, Mahabari.com – Anak dari penyewa ruko atau kios nomor 03 di Pasar Gamalama, Haryati La Kamisi, mengaku bahwa ibunya telah dirugikan atas tindakan sepihak yang diduga dilakukan oleh oknum Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate.

Kasus ini berawal dari persoalan kontrak sewa antara orang tuanya ibu haji, dengan salah satu pedagang bernama Ibu Tun.

Haryati menjelaskan, kios 03 tersebut telah dikelola keluarganya sejak tahun 2014. Kios nomor 03 yang dimiliki oleh ibunya. kios tersebut diperoleh dengan cara membeli hak kelola dari pedagang asal Sumatra dengan total pembayaran sebesar Rp45 juta untuk kios tersebut.

“Jadi Mama punya kios nomor 03, dan Bapak punya kios nomor 09 di Pasar Gamalama. Waktu itu kami beli haknya dari orang Sumatra, masing-masing Rp45 juta,” ungkap Haryati, Senin (4/11/2025).

Ia menuturkan, pada tahun 2023, keluarganya mengalami kesulitan ekonomi akibat penyakit kanker yang diderita keluarganya. Untuk menutupi biaya pengobatan, kios tersebut dikontrakkan kepada seorang pedagang bernama Ibu Tun selama dua tahun dengan nilai Rp24 juta.

“Kontrak dua tahun itu dibuat agar Mama bisa fokus berobat dulu. Tapi setelah masa kontrak habis, Ibu Tun menolak keluar dari kios,” jelasnya.

Menurut Haryati, pihaknya sudah beberapa kali berusaha menyelesaikan masalah itu secara baik-baik. Namun, Ibu Tun justru mengaku telah bekerja sama dengan pihak Dinas Koperasi Kota Ternate tanpa sepengetahuan keluarganya.

“Ibu Tun bilang, sudah urus langsung di dinas. Padahal kontraknya kan antara kami pribadi, bukan dengan koperasi,” ujarnya.

Haryati menyebut, ibunya telah tiga kali mendatangi kantor Dinas Koperasi untuk meminta kejelasan. Pertemuan pertama dilakukan pada April lalu dengan Kepala Bidang Keuangan bernama Umar. Namun, permintaan agar Ibu Tun keluar dari kios tidak bisa dipenuhi, karena selama dua tahun terakhir pajak ruko tersebut dibayarkan oleh Ibu Tun.

Tak puas dengan hasil itu, keluarga Haryati kembali mencoba mencari solusi dengan menemui Kepala Dinas Koperasi Kota Ternate, Hadi. Dalam pertemuan itu, Haryati mengaku mendapat permintaan untuk mengirim uang sebesar Rp5 juta.

“Katanya Pak Hadi butuh uang lima juta karena ada tamu dari Jakarta. Kami kirim uang itu karena berharap bisa bantu urus kios kami, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” tutur Haryati.

Ia menilai, keluarganya telah dirugikan dan merasa dimanfaatkan oleh pihak yang berwenang. “Kami cuma mau hak kami dikembalikan. Ruko itu milik orang tua saya, dan sudah jelas ada bukti pembayaran serta perjanjian kontraknya,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tindakan sepihak tersebut.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update 9 Orang Meninggal Dunia Dari 20 Korban Masih Dalam Pencarian 

    Update 9 Orang Meninggal Dunia Dari 20 Korban Masih Dalam Pencarian 

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Banjir bandang Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau, Ternate Kota Ternate menyebabkan Dua Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, ditemukan meninggal lantaran tertimbun lumpur. Namun saat ini teridentifikasi Seorang Mahasiswi yang meninggal dunia itu sedang KKN di Kelurahan Rua, yang bernama Tarisa Cahya Ramadhan, Prodi Akuntansi Syariah (AKS), Fakultas Ekonomi dan […]

  • Dukung Ade Rahmat. Warga Tabona TPS 08 Tolak Uang Puluhan Juta Dari Tim Sukses Lain!

    Dukung Ade Rahmat. Warga Tabona TPS 08 Tolak Uang Puluhan Juta Dari Tim Sukses Lain!

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Usai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Warga Masyarakat yang berada di kelurahan Tabona TPS 08 Menolak di berikan sejumlah uang untuk memilih calon DPRD lain. Hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang warga yang berada di TPS 08. Hadi Ali. Kepada awak media mahabari.com Selasa (11/06/24). Hadi […]

  • FAKEP dan IAKL Kecam Dugaan Pelecehan Oknum Perawat RSUD Chasan Boesorie

    FAKEP dan IAKL Kecam Dugaan Pelecehan Oknum Perawat RSUD Chasan Boesorie

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      TERNATE-Mahabari.Com, Tindakan bejat oknum pegawai Rumah sakit umum daerah (RSUD) Chasab Boesorie (CB) Ternate inisial (AM), Rabu (20/09) mengundang kecaman dari Forum Alumni Keperawatan (FAKEP), dan Ikatan Alumni Kesehatan Lingkungan (IAKL) Poltekkes Kemenkes Ternate. Kecaman itu, atas kasus dugaan pelecehan kepada Mahasiswi Praktek Politekes Ternate, di RSUD CB. Peristiwa pelecehan dengan Korban inisial (YM), […]

  • Dampak Efisiensi: TAPD Ternate Pangkas 50 Persen Perjalan Dinas

    Dampak Efisiensi: TAPD Ternate Pangkas 50 Persen Perjalan Dinas

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ternate telah memutuskan untuk memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kebijakan ini merupakan langkah konkret yang diambil sebagai respons terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam belanja negara untuk pelaksanaan APBN dan APBD […]

  • Achmad Hatari Cegat Husni Bopeng Berkantor di DPW NasDem

    Achmad Hatari Cegat Husni Bopeng Berkantor di DPW NasDem

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Usai di depak dari DPW Partai NasDem mantan ketua Achmad Hatari, bakal menghalangi Pengurus baru berkantor di DPW NasDem. Kemegahan Kantor DPW Partai NasDem yang berada di jalan Sultan Khairun, Kelurahan Makasar Timur, Ternate Tengah. Itu dibangun menggunakan dana pribadi Achmad Hatari. “Kantor DPW itu dibangun oleh saya sendiri. Tidak ada partisipasi […]

  • SPBU Wari Diduga Gelapkan BBM Subsidi Jenis Pertalite.

    SPBU Wari Diduga Gelapkan BBM Subsidi Jenis Pertalite.

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jika Terbukti Izin SPBU Bakal Dicabut TOBELO-Mahabari.com, Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Wari kecamatan Tobelo kabupaten Halmahera Utara (Halut), diduga menggelapkan BBM subsidi jenis pertalite. Buktinya SPBU itu lansung di Police Line oleh pihak kepolisian setempat. Pantauan dilapangan terlihat Nosel pengisian BBM Subsidi di SPBU di police line sejak Kamis (26/10/2023) kemarin”Sekitar dua hari […]

expand_less