Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Orang Tua Murid dan Guru Madrasah Protes Surat Edaran Dari Disdikbud Halut

Orang Tua Murid dan Guru Madrasah Protes Surat Edaran Dari Disdikbud Halut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 10 Agu 2022

MAHABARI, HALUT- Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Halmahera Utara (Halut) melalui Surat Edaran (SE) yang merubah jenis kegiatan dari Gerak Jalan indah menjadi Gerak jalan santai sambil bergoyang ditentang sejumlah Wali Murid dan Guru Madrasah.

Apalagi dalam isi surat yang bernomor 420/1432/2022 tertanggal 09 Agustus 2022 itu mewajibkan setiap regu gerak jalan untuk melakukan goyang tobelo ditempat- tempat tertentu.

Orang tua wali murid yang mengetahui adanya surat edaran tersebut sontak menyayangkan keputusan Disdikbud Halut, karena bagi sebagian orang tua murid tidak menginginkan anak- anak yang notabene masih SD diajarkan untuk menari dan bergoyang di depan umum.

“Kami orang tua murid kecewa dengan surat edaran yang dikeluarkan panitia, kami sangat mendukung anak- anak kami yang turut meramaikan perayaan HUT RI dengan gerak jalan tapi kalau diwajibkan Joget goyang tobelo didepan umum kami tidak mau, kalau begitu mendingan tidak usah ikut gerak jalan,” ujar salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.

Senada, Guru dari Madrasah Ibtidaiyah dan sederajat juga menyayangkan surat edaran yang dikeluarkan Disdikbud Halut, sehingga tidak perlu berpartisipasi dalam gerak jalan yang dilaksanakan oleh Pemkab Halut.

“Anak- anak sudah semangat latihan tapi begitu kami tahu ada surat edaran dari dinas kamipun terpaksa membatalkan untuk berpartisipasi dalam gerak jalan indah,” ungkap Guru Madrasah Ibtidaiyah yang tidak ingin namanya dipublis.

Menurut dia, mengisi kemerdekaan dengan gerak jalan saja itu sudah bagus tidak perlu ditambah dengan Goyang Tobelo sebab itu tidak sesuai dengan kurikulum yang ada di Madrasah.

Sementara, Koordinator Lomba Gerak Jalan Hukum Abd Gafur menepis anggapan sebagian orang tua murid dan guru Madrasah mengatakan, surat edaran tersebut tidak bersifat memaksa kepada seluruh peserta untuk menari goyang Tobelo.

“Jangan kaku menafsirkan isi surat edaran, karena edaran itu tidak memaksa para siswa untuk menari goyang tobelo ditempat- tempat tertentu, para siswa hanya diharuskan menari saat mendekati garis finish. Kalaupun ada sekolah yang regu gerak jalannya tidak menari juga tidak masalah,” kata dia,

Tujuan menari goyang tobelo pun hanya sekedar hiburan untuk melepas lelah setelah gerak jalan dan bersukacita karena 2 tahun kemarin tidak bisa merayakan HUT RI karena pandemi covid-19.

Peliput: Jasman
Editor: ZI

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galian C Bebas Operasi Tanpa Kantongi Izin di Galela Halut

    Galian C Bebas Operasi Tanpa Kantongi Izin di Galela Halut

    • calendar_month Sab, 7 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Camat Galela Hentikan Operasi Galian C PT Sinar Putra Pratama  TOBELO-Mahabari.Com, Pemerintah Kecamatan Galela menghentikan aktivitas penambangan Galian C berupa Pasir Batu (Sirtu)  di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Pasalnya penghentian aktivitas penambangan Galian C itu, karena disenyalir Perusahan PT Sinar Putra Pratama milik Tiau, diduga tidak mengantongi izin Galian C. Diduga […]

  • Ormas PAPEDA dan IPPJB lakukan aksi penggalangan dana untuk korban Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat

    PAPEDA dan IPPJB Lakukan Aksi Penggalangan Dana Korban Erupsi Gunung Ibu

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALBAR Mahabari.com – Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Malut dan Ikatan Pemuda dan Pelajar Jalan Baru (IPPJB) Halbar melakukan aksi penggalangan dana untuk korban musibah erupsi Gunung Ibu. Aksi dipusatkan di jantung Kota Jailolo, Desa Gufasa, Selasa, 28 Mei 2024. Koordinator Lapangan (Korlap), Yanto Wahab dalam orasinya meyatakan, aksi ini adalah bentuk keterpanggilan moril untuk menyuarakan […]

  • Yayasan Bela Peduli Berikan Bantuan Rumah Ibadah di Halmahera Utara

    Yayasan Bela Peduli Berikan Bantuan Rumah Ibadah di Halmahera Utara

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT– Yayasan Bela Peduli memberikan bantuan keramik untuk rumah ibadah tahap pertama, bantuan tersebut diberikan kepada 22 rumah ibadah di wilayah Kecamatan Galela dan Tobelo untuk membantu pembangunan sarana keagamaan berupa keramik berkisar 100-765 dos sesuai kebutuhan pembangunan. Kamis (28/07/2022). Founder Yayasan Bela Peduli Sherly Tjoana mengungkapkan bantuan yang diberikan terhadap rumah ibadah difokuskan […]

  • DPD KNPI Malut Minta, PT. NHM Jangan Ancaman Karyawan Tuntut Gaji dan Tunjangan

    DPD KNPI Malut Minta, PT. NHM Jangan Ancaman Karyawan Tuntut Gaji dan Tunjangan

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) provinsi Maluku Utara, mendesak agar PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) segera membayar gaji dan tunjangan karyawan yang sampai saat ini belum dibayarkan. Ketua Bidang Pemuda, DPD I KNPI provinsi Maluku Utara sekaligus carateker ketua DPD II KNPI Halsel, Hastomo B Tawary SH, meminta […]

  • PN Sanana Vonis Bebas Saida Duwila dalam Perkara Penganiayaan

    PN Sanana Vonis Bebas Saida Duwila dalam Perkara Penganiayaan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Pengadilan Negeri (PN) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa Saida Duwila alias SD dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Saida Soamole (SS). Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim pada Selasa, 20 Januari 2026, dalam sidang yang digelar di Kantor PN Sanana, Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara. Baca Juga  UT […]

  • Gagal Urus Pasar Mahasiswa Geruduk Kantor Disperindag Ternate

    Gagal Urus Pasar Mahasiswa Geruduk Kantor Disperindag Ternate

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masa Hamburkan Sayuran Busuk ke Kantor Disperindag TERNATE-mahabari.com, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS), Selasa (03/10) menggelar unjuk rasa demonstrasi. Bertempat, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate. Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa dipicu lantaran Disperindag Kota Ternate dinilai gagal menata pasar. Bahkan, problem pungutan liar (Pungli) dan intimidasi pedagang […]

expand_less