Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Proyek Sekolah Unggulan Skala Rusia Bermasalah, Komisi I Warning Disdik

Proyek Sekolah Unggulan Skala Rusia Bermasalah, Komisi I Warning Disdik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 14 Feb 2025

HALSEL Mahabri.com – Pembangunan Sekolah unggulan bertaraf internasional skala Rusia, yang dikerjakan PT. Citra Putera La Terang, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, berpotensi putus kontrak jika ada syarat yang tidak terpenuhi.

Hal ini disampaikan Komisi I, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan, Jumat, (14/02/2025).

Ketua Komisi I, Munawir Hi Bahar yang bersama anggotanya. Kadis Pendidikan, Siti khodijah langsung melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan sekolah terpadu. Guna mengkroscek progres yang dikerjakan usai RDP dengan Dinas Pendidikan Halsel.

Munawir Hi Bahar pertanyakan progres pembangunan sekolah unggulan yang dikerjakan sejak tahun 2023 sampai 2024, ke pengawas teknis dan kontraktor, yakni Ko Hin saat peninjauan di lokasi sekolah.

“Pekerjaan bangunan sekolah ini kapan bisa diselesaikan? Apakah dalam waktu dekat ini sudah bisa tuntas 100 persen?” tanya Munawir pada kontraktor ko Hin dan salah satu pengawas teknis.

Lanjut, bahwa menurutnya pekerjaan ini sudah setahun jika mengacu pada perencanaan maka sekolah unggulan sudah harus tuntas.

“Sesuai rekomendasi kami di Komisi I saat RDP, maka kami minta ko Hin untuk menambah lagi karyawan agar pekerjaan pembangunan ini lebih cepat sehingga bisa diselesaikan sesuai target” ujarnya.

Komisi I akan mengambil langkah tegas saat melihat langsung ke lokasi. Dalam dalam peninjauan itu, komisi I meminta agar pihak ketiga bekerja sesuai perencanaan awal pembangunan sekolah.

Selain itu, adanya persoalan ini. DPRD belum bisa memastikan untuk menyetujui penambahan anggaran maupun waktu pekerjaan.

“Pada hal sebelumnya PT. Citra Putera La Terang, sudah pernah melakukan addendum. Percuma juga kalau dilakukan addendum kedua namun progres pekerjaan tidak pernah selesai. Namun tidak ada kepastian penyelesaian pekerjaan,” tambahnya.

Dirinya menegaskan bahwa, waktu pengerjaan proyek sekolah yang bertaraf internasional skala Rusia ini diberikan  hingga bulan maret, selain itu ia mengingatkan jangan ada permainan di dalamnya. Mengingat penggunaan anggarannya yang sangat besar. Sehingga ada langkah tegas dari komisi I, jika proyek ini tidak biasa diselesaikan.

“Jangan main-main, karena ini proyek besar dan anggarannya juga besar. Jadi kalau sampai Maret pun tidak selesai, ya kami komisi I harus mengambil langkah tegas” cetusnya.

Pihak pengawas dan kontraktor sendiri menyanggupi permintaan itu. Akan tetapi mereka meminta addendum yang kedua kalinya, sebab addendum pertama akan berakhir pada 20 Februari 2025 pekan depan.

“Kalau masih diberikan waktu, kami upayakan akan tuntas di bulan Maret. Untuk itu Kami minta dukungan dan mudah-mudahan bisa selesai sesuai dengan target yang ditentukan” ucap salah satu pengawas teknis, Asis.

Hal ini pun ditambahkan kontraktor Ko Hin, dirinya juga berharap agar diberikan kesempatan waktu pekerjaan.

Karena menurut Ko Hin, ia belum yakin pekerjaan ini akan selesai dalam waktu satu atau dua bulan.

“Saya belum bisa pastikan ini bisa diselesaikan Maret atau Juni, tapi saya upayakan biar saya punya tukang dan karyawan bisa bekerja lebih maksimal”

Terkait dengan rekomendasi komisi I soal penambahan karyawan. Dirinya menyanggupi untuk melakukan penambahan. Namun untuk addendum itu tidak di Iya juga, dirinya siap putus kontrak.

“Saya akan tindak lanjut rekomendasi bapak-bapak dewan, saya akan upayakan memaksimalkan karyawan biar cepat selesai. Kalau memang nanti saat Ibu Kadis dan DPRD berkoordinasi ke BPKP dan tidak mengizinkan, ya saya siap saja kalau kontraknya di lepas” ujarnya.

Sementara Kadis Pendidikan, Siti khodijah belum dapat memastikan terkait dengan permintaan kontraktor dan pengawas teknis soal addendum.

Menurutnya, dinas pendidikan akan melakukan koordinasi dulu dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perwakilan Maluku Utara.

“Kami koordinasi dulu, kalau diizinkan baru kami akan melakukan pertemuan dengan komisi I dan pihak ketiga, untuk kelanjutan pekerjaan” jelas Siti khodijah.

Dinas Pendidikan maupun kontraktor mengklaim progres pekerjaan sudah sampai 85 persen, tetapi komisi I saat melakukan peninjauan, melihat secara langsung ke lokasi itu masih meragukan finishing dari pekerjaan ini.

Diketahui, pekerjaan proyek pembangunan Sekolah unggulan bertaraf internasional skala rusia ini menggunakan Anggaran Blanja Pendapat Daerah (APBD) Halmahera Selatan sebesar Rp 34.944,369,873.46

Pekerjaan ini ditender oleh ko Hin yang merupakan pemilik PT. Citra Putra La Terang. Dengan progres pengerjaan proyek sekolah skala Rusia, telah mencapai 85 persen.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Kerakyatan: Ternate Sebagai Pilot Project Sinergi Kosgoro 1957 dan Pemerintah

    Ekonomi Kerakyatan: Ternate Sebagai Pilot Project Sinergi Kosgoro 1957 dan Pemerintah

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Pengurus Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kota Ternate periode 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu (19/7/2025) di Grand Majang Hotel, Ternate. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Maluku Utara, Ikram Malan Sangadji. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan PDK Kosgoro 1957 Provinsi Maluku Utara Nomor: KPTS 07/PDK-KOSGORO 1957/VII/2025. Dalam struktur […]

  • Timsel Bawaslu Malut Sebut Dosen Swasta Tidak Perlu Izin Pimpinan

    Timsel Bawaslu Malut Sebut Dosen Swasta Tidak Perlu Izin Pimpinan

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Ketua Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu Provinsi Maluku Utara Arwan Mhd Said menyebut jika dosen di kampus swasta yang mengikuti seleksi calon Anggota Bawaslu tidak perlu ada izin dari Pimpinan kampus. Hal ini disampaikan, Arwan Mhd Said menanggapi pernyataan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate Prof. Saiful Deni yang menyatakan tidak […]

  • Menunggu Sidang Amdal, PT. Mangoli Tunas Lestari  Terhambat Baroperasi

    Menunggu Sidang Amdal, PT. Mangoli Tunas Lestari Terhambat Baroperasi

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SULA Mahabari.com – Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, pertanian, dan kelautan, namun lebih memprioritaskan pemanfaatan hutan yang nantinya akan dikelola oleh PT. Mangoli Tunas Lestari. Namun, perusahaan saat ini belum dapat beroperasi. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat, Rabu (19/02/2025). Rizky Chalik, Direktur PT. Mangoli Tunas Lestari, menyatakan bahwa izin PBPH […]

  • KNTI Dan Nelayan Di Kecamatan Mortim Gelar Diskusi Perunahan Iklim Pesisir

    KNTI Dan Nelayan Di Kecamatan Mortim Gelar Diskusi Perunahan Iklim Pesisir

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Morotai-Mahabari.Com, Mungkin, diskusi rembuk perubahan iklim pesisir baru pertama kali di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dilakukan Diskusi. Sebab, jarang terdengar di Morotai para mahasiswa, pemuda, maupun LSM lainnya yang menggelar diskusi soal perubahan iklim wilayah pesisir. Namun hal itu telah dilakukan oleh nelayan Morotai yang profesinya hanya sebagai nelayan, khususnya nelayan Tuna. Bahkan, […]

  • 36 Proyek Normalisasi Sungai Bermasalah, IMM Sula Singgung Peran Kapolda Malut

    36 Proyek Normalisasi Sungai Bermasalah, IMM Sula Singgung Peran Kapolda Malut

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    SULA, Mahabari.com – Dugaan korupsi dalam 36 paket proyek normalisasi sungai di Kabupaten Kepulauan Sula kian memantik kemarahan publik. Nilai anggaran yang mencapai Rp 7 miliar disebut-sebut raib tanpa kejelasan, sementara aparat penegak hukum justru terkesan diam dan membiarkan kasus ini “menguap”. Sejak bergulir pada 2023 hingga 2025, proyek-proyek tersebut diduga sarat penyimpangan. Namun hingga […]

  • Komisi II DPRD Ternate Minta Inspektorat Audit Pengelola Gedung Duafa Center

    Komisi II DPRD Ternate Minta Inspektorat Audit Pengelola Gedung Duafa Center

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta Inspektorat untuk melakukan Audit atas pengelolaan gedung duafa center oleh Yayasan Bina Duafa. Hal ini disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate Mubin A. Wahid kepada Mahabari.com mengatakan, sampai saat ini Inspektorat Kota Ternate belum melakukan audit atas pengelolaan gedung duafa center yang dikelola pihak […]

expand_less