Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Cemari Perkebunan Warga, PT. STS Diminta Bertanggung Jawab

Cemari Perkebunan Warga, PT. STS Diminta Bertanggung Jawab

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022

MAHABARI, Haltim- PT. Sembaki Tambang Sentosa yang beroperasi di Desa Baburino Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera timur diminta untuk bertanggung jawab. Pasalnya, operasi produksi perusahaan nikel tersebut tengah mencemari perkebunan warga setempat.

Barce Batawi salah satu warga Desa Geltoli mengatakan, Kehadiran PT. STS sejak tahun 2009 hingga saat ini tengah mencemari perkebunan kelapa milik warga kurang lebih 60 Ha.

Darce Bilang, Ia dan masyarakat tiga Desa Geltoli, Wayafli dan Buli Asal lebih dulu mempunyai perkebunan kelapa di Desa Baburino sebelum PT. STS beroperasi di wilayah tersebut.

” Lebih dari 30 orang warga tiga desa di Kecamatan Maba, Halmahera Timur mereka terpaksa rela kehilangan mata pencaharian sebagai petani kelapa. Sebelum PT STS beroperasi, kami warga Desa Geltoli, Wayafli dan Buli Asal punya kebun kelapa sudah ada di sana Perkebunan kelapa di wilayah konsesi PT STS di Desa Baburino” Ungkap Barce ketika di temui Mahabari.com baru baru ini.

Barce Mengaku, Setelah PT. STS masuk dan beroperasi Perkebunan Kelapa mereka mulai tercemar akibat dari hasil penambangan. perkebunan kelapan yang biasanya lebih dari 3 ton per satu kali panen sudah merosot jauh setelah tercemar limbah.

“Hasil panen kelapa sudah turun jauh, berbeda dengan sebelum kehadiran PT STS. Kelapa teman-teman saya ada yang 1 ton turun menjadi 400 kilo. Bahkan ada yang 3 ton kopra tapi sekarang tinggal 100 kilo. Hasil panen buah kelapa tidak lagi bagus karena sudah tercemar. Ada sebagian yang mati dan pertumbuhan tidak lagi subur. Jadi sekarang kami petani kelapa Mulai rasakan dampak perusahaan,” Curhat Barce didampingi puluhan warga yang lahannya juga tercemar.

Akibat dari hasil perkebunan kelapa yang tidak lagi menjamin, Ia bersama teman teman petani terpaksa harus beralih profesi untuk tetap memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak.

“Kami sudah tidak bisa lagi kerja kelapa karena merasa rugi, apalagi hasil panen sudah turun jauh begutu juga harga kopra yang sudah turun. Kami pemilik kelapa sudah beralih pekerjaan, ada yang sudah beralih profesi sebagai nelayan, ada juga yang mulai produksi pohon sagu. Dan hasilnya demi mecukupi kebutuhan keluarga anak istri. Sekarang hasil kelapa kaya begini mau tidak mau torang (kami) harus cari pekerjaan lain biar istilahnya tara mati lapar,” ujarnya.

Bahkan lanjut Barces, ia bersama teman-temanya dilarang oleh pihak PT. STS untuk tidak lagi melakukan aktivitas di kebun kelapa pada pagi menjelang siang hari. Mereka diperbolehkan bepergian ke kebun kelapa apabila pada sore hari.

“Torang pigi di kobong kelapa saja pihak perusahaan tidak di kasih izin. Dibolehkan kalau sudah jam 5 sore. Kan tara mungkin kalau pergi ke kebun sudah dekat malam. Makanya kami sangat sesali dengan pihak perusahaan yang seenaknya melarang kami pergi melihat kebun kami,” bebernya.

Atas persoalan tersebut Barces dan puluhan warga itu meminta agar PT. STS agar secepatnya membayar kerugian yang mereka alami. Ia juga berharap agar pihak Perusahaan punya itikad baik.

“Kerugian yang dialami, kami tuntut pihak perusahaan STS secepatnya mengganti rugi perkebunan kelapa kami yang sudah tercemar. Kami minta pihak STS punya itikad baik untuk membayar kerugian yang kami alami,” pintanya.

Sementara Kordinator Pendamping warga pemilik lahan Evan Tandean menambahkan, perihal kasus tersebut, pihaknya sudah melayangkan surat aduan ke DPRD Halmahera Timur menyangkut aktivitas pertambangan PT. STS yang telah mencemari perkebunan kelapa warga yang terjadi semenjak dua tahun lalu. Namun aduan tersebut alami jalan buntut dan tidak menemukan solusi bagi warga.

“Beberapa minggu lalu, kami sudah sempat menyurat secara resmi ke komisi 3 DPRD Halmahera Timur diminta untuk tindak lanjut permasalahan yang dialami warga pemilik perkebunan kelapa yang tercemar. Karena sebelumnya sudah ada pertemuan DPRD dengan pihak STS namun belum ada solusi. Tujuan menyurat itu kami dihadirkan dalam rapat dengan DPRD dan instansi terkait supaya menyelesaikan permasalahan ini tapi sampai sekarang belum ada respon surat yang kami layangkan,” jelasnya.

Evan mengaku, ia bersama warga pemilik perkebunan kelapa yang ia dampinggi akan mengambil jalan lain apabila selalu mengalami jalan buntut dalam memediasi penyelesaian kasus pencemaran dimaksud.

“Surat kami masuk pada 14 Desember tapi belum ada respon. Begitu juga upaya kami beberapa kali menemui pihak STS meminta supaya menyelesaikan permasalahan pencemaran perkebunan kelapa warga tapi selalu saja alam jalan buntut. Kami akan beupaya menempuh cara lain. Karena pencemaran ini sudah masuk dua tahun tapi tidak bisa diselesaikan pihak STS makanya kami akan cari cara lain. Apalagi in persoalan hajat hidup warga pemilik kebun kelapa,” tegasnya.

Menurut Evan, aktivitas PT. STS tidak hanya mencemari pohon kelapa siap panen. Manun hutan manggorve di wilayah sekitar pun ikut tercemar akibat eksplorasi perseoraan.

“Bahkan warga tidak bisa lagi bikin peremajaan kelapa mereka. Kalau peremajaan kelapa dilakukan otomatis tetap tidak subur dan akan mati. Ini karena pencemaran yang terlalu parah,” Pungkasnya.

Peliput: Rian

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Ternate Enggan Komentari SE MenPAN-RB Terkait Pegawai Non ASN

    Wali Kota Ternate Enggan Komentari SE MenPAN-RB Terkait Pegawai Non ASN

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman enggan menanggapi terkait Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor: B/ISII IM SM.01.OO/2022 tertanggal 22 Juli 2022 tentang status pegawai Non ASN. Baca Juga  50 Anggota PPK Haltim Resmi Di LantikSE MenPAN- RB yang ditandatangani langsung oleh Menteri Mahfud MD dengan tujuan […]

  • Prodi Ilmu Pemerintahan UMMU Ternate Gelar Kuliah Birokrasi di Era 4.0

    Prodi Ilmu Pemerintahan UMMU Ternate Gelar Kuliah Birokrasi di Era 4.0

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate menggelar kuliah birokrasi, di aula Rektorat UMMU, Sabtu (4/6/2022). Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan UMMU Ternate Rasid Pora dalam sambutannya mengatakan, kampus adalah sebagai mesin pencetak generasi intelektual. Untuk menjawab sebuah tanggung jawab yang mulia ini, Prodi Ilmu Pemerintahan UMMU Ternate menyelenggarakan […]

  • Foto Pj. Bupati Halmahera Tengah (Ikram M Sangadji)

    Pemda Halteng Target Tekan Angka Miskin Hingga 5-6%. Di tahun 2024

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Pj, Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji, Menanggapi penyataan yang di sampaikan Plt Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara Yasin Hayatudin Mengatakan bahwa Angka Kemiskinan di Halmahera Tengah berada di urutan pertama. Karena berdasarkan data BPS Halmahera Tengah, untuk data miskin berada di urutan ke dua. Namun yang berada di urutan pertama adalah […]

  • KPU PPK Lakukan Sosialisasi Pemilih Pemula

    KPU PPK Lakukan Sosialisasi Pemilih Pemula

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ternate Selatan menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kota Ternate, di Kelurahan Gambesi dengan sasaran Peserta siswa/siswi kelas tiga yang hadir dalam acara sosialisasi itu […]

  • USAID, MPKU PP Muhammadiyah dan PWPM Malut Lakukan Vaksinasi di Halbar

    USAID, MPKU PP Muhammadiyah dan PWPM Malut Lakukan Vaksinasi di Halbar

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALBAR– USAID dan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah membangun kerjasama untuk melakukan Vaksinasi Masal di Halmahera Barat (Halbar) bersama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara (Malut) dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah yang bertempat di Aula SMA Muhammadiyah Halbar. Ketua Pemuda Muhammadiyah Halbar Sukran Bambang mengatakan kepada media ini, pelaksanaan vaksinasi […]

  • Bersama Ketua DPD Gerindra Sahril Taher (kiri), Walikota Ternate M. Tauhid Soleman (tengah), DPRD Provinsi Terpilih Periode 2024-2029 Machmud Esa (kanan), Juga Sebagai Calon Walikota Ternate Dari Partai Gerindra

    Pilwako: Gerindra Usung Kader Partai. Machmud Esa Siap Bertarung 

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Dalam Acara syukuran kemenag Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Sebagai presiden dan wakil presiden. Republik  Indonesia. Yang dihadiri Walikota Ternate M. Tauhid Soleman dan Sekretaris DPRD Kota Ternate, Aldhy Ali. Di kantor DPD Gerindra Provinsi Maluku Utara. Senin (01/04/24) Amatan awak media mahabari.com saat buka puasa bersama ketua DPD Gerindra Sahril […]

expand_less