Lebkesda Terkendala Reagen, Nurjaya: Agar Tidak Mubazir
- account_circle Faisal
- calendar_month Sab, 13 Sep 2025

Salah Satu alat yang terkendala Reagen di Lebkesda Ternate. (MahabariFoto)
Namun, keterbatasan reagen membuat sejumlah alat modern tersebut tidak bisa digunakan optimal. Padahal, potensi manfaatnya sangat besar, mulai dari pemeriksaan kualitas makanan, minuman, uji air, hingga deteksi kandungan logam berat yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
Masalah serupa juga disoroti oleh Anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi Ibrahim, saat melakukan reses di UPTD Lebkesda. Dalam kunjungannya, ia menilai bahwa sejumlah peralatan canggih terbengkalai hanya karena tidak adanya pengadaan reagen secara rutin sejak 2022.
“Dari tahun 2022 tidak pernah diadakan reagen untuk alat AAS, PCR, GCMS, hingga pemeriksaan narkoba. Akibatnya, fungsi laboratorium ini tidak berjalan maksimal. Padahal, kalau ini digunakan dengan baik, justru bisa menjadi sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang besar,” tegas Nurjaya.
Politisi Gerindra itu juga menemukan beberapa persoalan lain, antara lain ruang BSL-2 yang seharusnya digunakan untuk pemeriksaan PCR, termasuk COVID-19 dan DNA, tidak berfungsi karena terkendala bahan habis pakai.
Selain itu, kapasitas listrik laboratorium dinilai masih kurang dan perlu penambahan daya hingga 40 ribu volt. Bahkan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang ada kini rusak, sehingga limbah cair hasil pemeriksaan darah harus ditampung dalam jumlah besar.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal


