Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Meningkatkan Literasi Digital di Maluku Utara

Meningkatkan Literasi Digital di Maluku Utara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 15 Jul 2024

Penulis: Nola Katengar

 

Mahabari.com – Menyadari pentingnya literasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Maluku Utara harus berupaya meningkatkan literasi di provinsi. Literasi merupakan keterampilan dasar yang diperlukan oleh setiap individu untuk berfungsi secara efektif dalam masyarakat modern. Dalam konteks Maluku Utara, literasi memiliki dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Literasi dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, seperti meningkatkan akses informasi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat budaya literasi di masyarakat.

Masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya untuk meningkatkan kecakapan pada kemampuan memproduksi barang dan jasa. Peningkatan kualitas SDM tidak bisa kalau tidak dengan cara mencerna semua pengetahuan yang ada di berbagai buku baik teori klasik maupun modern, untuk di praktekan sehingga masyarakat dapat memproduksi barang dan jasa.

Namun Maluku Utara masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan literasi, terutama dalam bidang literasi digital dimana provinsi ini memiliki tingkat literasi digital yang paling rendah di Indonesia. Karena minimnya akses jaringan di wilayah-wilayah terpencil,kemudian kurangnya penempatan perpustakaan di wilayah terpencil yang memang sangat mengalami krisis akses digital dan buku klasik maupun modern.

Kemudian faktor permasalahan yang sekarang banyak kita temukan yaitu masuknya perusahaan baru di Maluku Utara sehingga membuat ketertarikan anak remaja untuk lebih memilih masuk di dunia pekerjaan ketimbang meningkatkan potensi diri melalui pengetahuan, dan minat literasi.masih banyak lagi masalah lain yaitu stigma dan lingkungan yang kurang mendukung, stigma seperti “sok pintar dan kutu buku” sering muncul di masyarakat,yang dapat menghambat nilai baca. lingkungan sekitar juga merupakan faktor penting, namun banyak yang memilih bergabung dalam lingkungan yang tidak mendukung literasi.

Sebab itu, peningkatan akses terhadap buku, pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang peduli pendidikan harus bekerja sama untuk meningkatkan minat baca di Maluku Utara dengan menyediakan fasilitas dan program yang mendukung literasi, kemudian pentingnya kolaborasi orang tua agar mendorong dalam mendidik dan menumbuhkan minat baca. Karena, anak-anak adalah makhluk peniru yang dapat meniru apa yang mereka lihat dan pelajari dari orang tua mereka oleh karena itu akses terhadap buku dan bahan bacaan yang tepat sesuai dengan usia dan peminatan bacaan anak-anak.

Kemudian pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan minat baca. Menggunakan aplikasi buku digital dan perpustakaan online membantu dalam meningkatkan akses dan keterlibatan masyarakat dalam literasi. Generasi muda dapat berkontribusi dalam dunia sastra melalui platform digital, membagikan karya-karya mereka seperti puisi cerpen atau essay dengan khalayak yang lebih luas kemudian kebijkan akses internet pemerintah daerah harus membuat regulasi yang berkaitan dengan literasi dan mendirikan jaringan internet di daerah-daerah tertinggal yang belum memiliki akses internet, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencari berita dan informasi terpercaya.

Kemudian kebijakan pendidikan pemerintah harus mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan di maluku utara. Ini dapat di lakukan dengan menambahkan materi literasi digital ke dalam buku teks dan melibatkan guru-guru dalam memberikan pelajaran literasi digital. Selain itu, pemerintah harus memberikan pelatihan dan dukungan teknis kepada guru-guru agar mereka dapat mengajar literasi digital dengan efektif.

Kebijakan pemerintah juga sangat penting di maluku utara untuk mendukung peningkatan literasi di Provinsi ini. Kebijakan ini harus mencakup akses internet, Literasi Digital di sekolah, di masyarakat dan integrasi literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan. Pemerintah juga harus memberikan insentif dan dukungan kepada individu maupun institusi yang berkontribusi dalam meningkatkan literasi di Maluku Utara. Kemudian implementasi dan evaluasi Untuk mengimplementasikan strategi ini, pemerintah Maluku Utara harus bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemangku kebijakan, sekolah, dan masyarakat. Pemerintah harus mengadakan survey dan evaluasi reguler untuk menilai dampak kebijakan dan strategi yang di ambil. Evaluasi ini akan membantu dalam menyesuaikan strategi dan kebijakan agar lebih efektif dan efesien dalam meningkatkan literasi di Maluku Utara.

Maluku Utara memiliki peluang besar untuk meningkatkan literasi, tetapi ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. Dengan mengimplementasikan strategi yang tepat, seperti kebijakan akses internet, literasi digital disekolah, di masyarakat, dan integrasi literasi digital kedalam kurikulum pendidikan, Maluku Utara dapat meningkatkan literasi dan memperkuat budaya literasi di masyarakat.

 

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Pertalite Terbatas, ini Penjelasan SPBU

    Stok Pertalite Terbatas, ini Penjelasan SPBU

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI – Antrian panjang terlihat disejumlah SPBU di Kota Ternate. Setelah pemerintah menaikan harga bensin jenis Pertamax menjadi Rp. 12.750 per liter, warga lebih memilih mengantri Pertalite dengan harga Rp. 7.650 per liter. Namun tak jarang ditemukan juga stok pertalite kosong dibeberapa SPBU. Baca Juga  Polres Ungkap Pelaku Penganiayaan Samuda GalelaMisalnya di SPBU Kampung pisang, […]

  • Dukung Regsosek BPS 2022, Wali Kota Tidore Ikut Pendataan

    Dukung Regsosek BPS 2022, Wali Kota Tidore Ikut Pendataan

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE- Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim turut mendukung serta ikut menyukseskan kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 yang berlangsung dari tanggal 15 Oktober sampai 14 November 2022, hal tersebut diungkapkannya saat menerima Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Oki Rizal bersama petugas pendataan dari BPS Kota Tidore Kepulauan, di ruang kerjanya, […]

  • Bangkit, PD Muhammadiyah Halut Sukses Pengukuhan dan Rakerda

    Bangkit, PD Muhammadiyah Halut Sukses Pengukuhan dan Rakerda

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Pimpinan daerah Muhammadiyah Halmahera utara (Halut) dan PD Aisiyah, Kamis (28/09) sukses gelar pengukuhan dan rapat kerja daerah (Rakerda). Membuktikan Muhammadiyah di Halut suda mulai bangkit untuk berdakwa di Halut. Bertempat Mts Muhammadiyah Galela. Pengukuhan itu, oleh Ketua Wilayah Muhammadiyah Malut Drs. Ishak Djamaludin, dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halut Mulan Ando, […]

  • BKN XI Award 2022, Pemda Tidore Peroleh Dua Penghargaan

    BKN XI Award 2022, Pemda Tidore Peroleh Dua Penghargaan

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tidore Kepulauan kembali meraih dua penghargaan sekaligus pada Kategori Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian pada peringkat pertama dan Kategori Penilaian Kompetensi pada peringkat kedua. Penghargaan ini diterima Langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo pada acara Penyerahan BKN XI Awards 2022, di Hotel Four Point By Sheraton, […]

  • Alien Mus Tantang Balik, Klaim Dapat Dukungan 16 Suara Total

    Alien Mus Tantang Balik, Klaim Dapat Dukungan 16 Suara Total

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Wacana pencalonan kembali Alien Mus sebagai Ketua DPD I, Partai Golkar, Maluku Utara semakin menguat. Politikus senior Golkar yang kini duduk di DPR RI itu menyatakan, tidak ada aturan internal partai yang membatasi jabatan ketua DPD I hanya dua periode. Menurutnya, selama mendapat dukungan dari pengurus daerah, peluang untuk menjabat hingga tiga […]

  • Anak Perempuan Asal Bere-bere, Ranita Rope Dikukuhkan Sebagai Guru Besar dan Rektor Ummu

    Anak Perempuan Asal Bere-bere, Ranita Rope Dikukuhkan Sebagai Guru Besar dan Rektor Ummu

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Sadam
    • 0Komentar

    Ternate, Mahabari.com – Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menorehkan sejarah baru pada 2026. Pada Kamis, 2 April 2026, kampus tersebut resmi mengukuhkan guru besar sekaligus melantik rektor perempuan pertama di Maluku Utara. Prof. Dr. Ranita Rope, S.P., M.Sc. dikukuhkan sebagai guru besar dan dilantik sebagai Rektor UMMU untuk masa jabatan 2026–2030. Pelantikan ini menandai pergantian […]

expand_less