Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Disperindag Malut Janji Berikan Sarana Produksi VCO Groni Ke UMKM IKM Oti Production Di Pulau Moti

Disperindag Malut Janji Berikan Sarana Produksi VCO Groni Ke UMKM IKM Oti Production Di Pulau Moti

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 22 Sep 2023

TERNATE- mahabari.com, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara dan rombongan mengunjungi IKM Oti Production pada saat kunjungan kerja ke Kecamatan Moti janji akan memberikan bantuan berupa sarana produksi untuk pembuatan VCO Groni.

Hal ini disampaikan Kepala Disperindag Malut Yudhitya Wahab didampingi Kabid Pengembangan Perdagangan M. Abdu Djafar, Kasubag Fahrudin Anhar beserta staf Disperindag Malut Ikram T. Ahmad dan juga Ketua KNPI Malut Imanullah Muhammad untuk mengunjungi IKM Oti Production saat kunjungan ke Moti pada, Kamis (21/09/2023).

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, pihaknya menyempatkan diri berdialog dengan warga yang tergabung ke dalam IKM Oti Production. Saat dialog tersebut, dari Disperindag Malut menyampaikan, akan membantu fasilitas sarana untuk produksi VCO Groni. Dan pada pekan ini, itu rencananya sarana produksi seperti mesin parut sudah terdistribusi ke Moti.

Kepala Disperindag Malut Yudhitya Wahab mengatakan, tahapan produksi  dari buah kelapa sampai menghasilkan VCO itu harus steril, karena VCO banyak digunakan untuk di konsumsi. Sebab dia mempunyai multi fungsi buat kesehatan. Namun, dengan cara produksi yang sederhana dilakukan IKM Oti Production ini sudah mampuh menghasilkan produk yang sangat baik.

“Kemarin disaat kami uji di laboratorium BPSMB terkait kadar air, dimana sesuai standar kadar air VCO itu dia maksimal  20 ml per 1.000 ml itu paling tinggi. Saat VCO Groni kami uji kadar airnya dibawah  dari 0,12. Maka, menurut kami dengan pola produksi yang sederhana ini sudah mampu menghasilkan VCO yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, produksi VCO Groni dari IKM di Moti ini, hasilnya akan tetap jadi perhatian di Disperindag Malut, apalagi ditambah permintaan VCO di luar Malut saat ini cukup tinggi.

“Kami berkeyakinan VCO Groni ini bisa menembus pasar luar, karena VCO Groni ini masih baru tapi sudah cukup dikenal, maka ini akan jadi perhatian buat kami  dan dengan kedatanga kami kesini, itu membuktikan ada perhatian pemerintah, khususnya dari Disperindag terhadap usaha kecil menengah, karena sesuai tupoksi, Disperindag mempunyai tugas untuk mendampingi usaha baru sampai bisa menghasilkan produksi yang bagus dan ber hasil,” ungkapnya.

Bahkan kata Yudhitya, kedatangan nya bersama tim ke Moti ini, untuk melihat secara langsung produksi VCO Groni, di kesempatan itu juga dia langsung perintahkan salah satu stafnya, Ikram T. Ahmad sebagai Instruktur Pengelolahan VCO dan Bidang Pengembangan Industri untuk bantu melakukan pendampingan.

Sehingga pelaku produksi VCO Groni ini bisa untuk mendapat ijin usaha sebagai syarat bagi industri kecil menengah. Hal ini fengan harapan, VCO Groni asal Moti bisa menembus pasar secara nasional maupun Global.

“Nanti kami identifikasi kebutuhan untuk  produksinya, sehingga nantinya dapat menghasilkan kualitas VCO yang baik, tapi yang ada sekarang saja produksinya sudah cukup bagus tinggal kita melihat kebutuhan yang bisa dari Disperindag Provinsi bantu itu apa saja,” tandasnya.

Yudhitya juga mengapresiasi VCO Groni yang di produksi walaupun baru dimulai, namun sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat, sehingga pihaknya kembali berjanji untuk membantu menyediakan sejumlah kebutuhan sarana pendukung untuk memproduksi VCO.

“Untuk mesin parut sendiri besok sudah akan kirim ke Moti, dan nanti perubahan anggaran kalau di Disperindag kebagian anggaran, maka kami akan bantu sarana produksi lainnya itu seperti mesin peras santan sampai pada sterilisasi. Dengan begitu kualitas santan yang dihasilkan itu bisa lebih bagus dan juga volume  produksi yang dihasilkan bisa lebih banyak lagi,” sebutnya.

Sementara, Ketua KNPI Malut Imanullah Muhammad juga mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi produksi VCO Groni tersebut, sebab kata dia semangat pengembangan ekonomi di masyarakat dari kegiatan Moti 1322 Basuara pada beberapa waktu lalu membuahkan hasil dengan terbentuknya kelompok IKM di Moti yang konsisten memproduksi VCO.

“Bahkan VCO di Moti ini kini sudah dikenal, dan ini sebagai sebuah manfaat yang diperoleh masyarakat. Kami secara kelembagaan akan terus mensuport IKM yang ada ini,” tandasnya.

peliput Fahrun

editor Kibo

  • Penulis: Admin
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paksa Menikah, Terancam Bui 9 Tahun

    Paksa Menikah, Terancam Bui 9 Tahun

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Setelah disahkannya Undang- undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang disahkan DPR RI, pada Selasa (12/4/2022), yang mengatur terkait ketentuan mengenai jeratan hukum pidana bagi pelaku kekerasan seksual, termasuk di dalamnya yaitu pemaksaan perkawinan antara korban dan pelaku pemerkosaan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara Musrifah Alhadar […]

  • Event Soadamai Cup V Tahun 2020 Tidak Ada Kepastian Yang Jelas

    Event Soadamai Cup V Tahun 2020 Tidak Ada Kepastian Yang Jelas

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT- Pertandingan Sepak Bola Soadamai Cap V Tahun 2020 yang digelar di lapangan Sepak Bola Momole, Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan yang di buka secara umum dan tim yang mendaftar juga berasal dari luar daerah tetapi sempat terhenti karena pandemi Covid-19 tahun lalu. Menurut Ketua Tim Persma Mamuya Isra Haruna, pertandingan Soadamai Cup 2020 […]

  • Pelaku Persetubuhan Anak, Jaksa Vs Polisi Beda Pendapat Soal Penahan

    Pelaku Persetubuhan Anak, Jaksa Vs Polisi Beda Pendapat Soal Penahan

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Penanganan dugaan kasus kekerasan Persetubuhan (seksual), terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Memunculkan perbedaan pandangan antara pihak kejaksaan dan kepolisian terkait penahanan tersangka Iskandar alias IS. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepulauan Sula, Raimond Noya, menegaskan bahwa kewenangan penahanan secara hukum […]

  • LMND Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM

    LMND Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Ternate menggelar unjuk rasa didepan kantor Wali Kota Ternate, Rabu (7/9/2022). Dari pantauan mahabari.com, aksi dilakukan pukul 13.46 WIT, sejumlah mahasiswa datang dengan membawa spanduk bertuliskan “Tolak kenaikan Harga BBM Subsidi Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional”. Menurut salah seorang masa aksi Akbar saat […]

  • Anjas Taher Calon Kuat DPD I Golkar, Arifin Djafar: Semua Kader Punya Peluang Sama

    Anjas Taher Calon Kuat DPD I Golkar, Arifin Djafar: Semua Kader Punya Peluang Sama

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara. Arifin Djafar, mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu surat resmi dari DPP Partai Golkar terkait jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), Partai Golkar Provinsi Maluku Utara tahun 2025. “Kepastian waktu pelaksanaan Musda memang belum kita terima secara resmi. Tapi hasil komunikasi dan koordinasi dengan […]

  • Tim Lingkungan dan Masyarakat Kao Kembali Menanam 1000 Bibit Mangrove di Desa Kao

    Tim Lingkungan dan Masyarakat Kao Kembali Menanam 1000 Bibit Mangrove di Desa Kao

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.com, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Departemen Lingkungan ikut serta menjaga daerah pesisir di wilayah Halmahera Utara dengan kembali melakukan kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove pada wilayah pesisir, khususnya di Desa Kao yang dilakukan penanaman pertama pada bulan September 500 pohon dan bulan Oktober 500 pohon. Rosmini, Superintendent Lingkungan NHM menyampaikan bahwa program konservasi […]

expand_less