Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Gapeknas Halut Pertanyakan Pembayaran Proyek Pihak ke Tiga

Gapeknas Halut Pertanyakan Pembayaran Proyek Pihak ke Tiga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 3 Okt 2023

TOBELO-Mahabari.Gabungan Pengusaha Kontruksi Nasional (Gapeknas) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), kesal dengan sikap Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Halut.

Pasalnya, sejumlah pengusaha konstruksi tergabung dari Gapeknas Halut, mempertanyakan sistem pembayaran di BKAD Halut. Disenyalir ada pilih kasih dalam sistem pembayaran. Itu dibuktikan pengakuan para pihak ketiga, dimana BKAD Halut menjalankan SPM dan SP2D tidak berdasarkan antrean.

Kordinator Daerah Gapeknas Halut Iksan Tamodehe mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan kinerja Pemda melalui BKAD Halut. Betapa tidak, ada sebagian besar paket pekerjaan suda selesai, namun pembayaran masih nihil.

“ Kami mempertanyakan mekanisme pembayaran paket pekerjaan, sampai saat ini, banyak paket pekerjaan suda selesai, namun belum ada pembayaran,” Ujarnya. Selasa (03/10).

Menurut ia, jika hal ini dibiarkan, maka para pihak ke tiga bisa terjerat hukum. Sebab ada sejumlah besar pekerjaan tidak dapat diselesaikan akibat dari sistem pencairan yang rumit.

“ Kondisi ini, jika Pemda tidak membayar paket pekerjaan yang suda selesai dan progres 30 hingga 50 persen, ini berpotensi merugikan secara hukum bagi pihak ketiga,” bebernya.

Iksan mantan Sekretaris KNPI Halut mendesak, Pemda Halut menggelar hering bersama pihak ke tiga, BKAD, Bupati, disaksikan lembaga penegak hukum, Kepolisian, dan Jaksa. Agar kondisi ini, dapat disaksikan sendiri oleh pihak penegak hukum.

“ Hering itu, biar jelas jika ada paket pekerjaan tidak selesai sampai tahun depan, kerena kendala dari sistem pembayaran Pemda Halut ke kontraktor. Jangan sampai jika pekerjaan tidak selesai, kami kontraktor jadi terjerat hukum,” bebernya.

Iksan menambahkan, mewakili semua pengusaha Kontruksi lokal, mendesak Pemda Halut untuk memperjelas pembayaran pekerjaan. Pihaknya menyesalkan Pemda Halut mengambil keputusan sepihak, dengan mengatur pembayaran 50 persen tahun ini, dan 50 persen tahun muka melalui peluncuran.

“ Jika kesepakatan pembayaran 50 persen, maka harus dibayarkan, jangan memperumit pembayaran dengan alasan, Uang belum masuk, dan Uang abis,” Tambahnya

Peliput Kibo

editor Kibo

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mewakil Wali Kota, Kepala Bappelitbangda Buka Musrembang Batang Dua

    Mewakil Wali Kota, Kepala Bappelitbangda Buka Musrembang Batang Dua

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com — Taufik Djauhar, Plt. Kepala Bappelitbangda dan perwakilan Wali Kota Ternate, secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pulau Batang Dua. Pada hari Selasa, (18/02/25). Musrenbang ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Infrastruktur Dasar Pada Wilayah Bahim, Kemudahan dan Keadilan Dalam Memperoleh Energi Optimalisasi Jaminan Perlindungan Kerja Rentan.” Dalam […]

  • Persibara FC Usung Target Double Winners di Final Soa Damai Cup V

    Persibara FC Usung Target Double Winners di Final Soa Damai Cup V

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT- Persibara Barataku telah memastikan satu tiket final di Turnamen Soa Damai Cup V, kepastian itu diraih setelah menundukkan lawannya Angkasa Popilo di semifinal. Final Soa Damai Cup yang akan dihelat pada Jumat 23/09/2022 Persibara Barataku mengusung target juara, lawan yang dihadapi di final nanti yakni Isto Luari yang sukses menjungkalkan Persela Lalonga di […]

  • Unkhair Ternate Dapat Hibah Tanah 5 Hektar Dari Pemda Tidore

    Unkhair Ternate Dapat Hibah Tanah 5 Hektar Dari Pemda Tidore

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE– Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim menyerahkan sertifikat hibah tanah seluas 5 hektar kepada Rektor Universitas Khairun Ternate M. Ridha Ajam dalam acara serah terima hibah barang milik daerah dan penyerahan sertifikat tanah dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kepada Universitas Khairun Ternate yang berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota, Rabu (6/7/2022) […]

  • Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Rayakan Milad Rumah Sakit Islam (RSI) Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Maluku Utara, yang Ke-13 tahun itu Dihadiri, Sekretaris RSI Jakarta Drs. MH. Ziyad, MA. Bersama Ketua Pimpinan Pusat Aisyiah Dr. Rohimi Zam-zam, S.Psi.,SH.,M.Pd. Senin (10/06/24). Dalam milad ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara, dapat menambah spirit buat para pegawai rumah sakit […]

  • Bawaslu Haltim Ajak Masyarakat, OKP dan Media Sinergi Awasi  Pemilu

    Bawaslu Haltim Ajak Masyarakat, OKP dan Media Sinergi Awasi Pemilu

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALTIM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera timur mengajak Masyarakat, Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Media untuk bersinergi melakukan pengawasan pelanggaran pemilu. Hal Itu disampaikan Ketua Bawaslu Haltim Suratman Kadir dalam dialog pembelajaran pengawasan partisipatif dan literasi Kepimiluan. Dialog bertajuk ” Sinergi Mengawasi Jaga Demokrasi ” Yang digelar di cafe pojok Kota Maba, 9 April […]

  • Aksi di Depan Kantor DPRD Ternate Ricuh, Dua Lansia dan Anak-Anak Jadi Korban Gas Air Mata

    Aksi di Depan Kantor DPRD Ternate Ricuh, Dua Lansia dan Anak-Anak Jadi Korban Gas Air Mata

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor DPRD Kota Ternate, Senin (1/9/2025), berujung ricuh setelah terjadi saling dorong antara massa aksi dan aparat kepolisian. Ketegangan semakin memuncak ketika aparat mulai mengerahkan mobil water cannon untuk menyemprotkan air ke arah demonstran yang menolak mundur. Tak berhenti di situ, aparat kemudian menembakkan gas […]

expand_less