Home / Redaksi

Rabu, 15 Juni 2022 - 13:01 WIT

Wali Kota Ternate Lakukan Peletakan Batu Pertama Penataan Pemukiman Kumuh


MAHABARI, TERNATE- Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman melakukan peletakan batu pertama pembangunan penataan kawasan pemukiman kumuh untuk pembuatan anjungan sisi timur kawasan tapak II, di kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara Firman Aksara mengatakan, proyek ini dikerjakan PT. Mandiri Karya Utama Rizky yang diperuntukkan untuk pedagang kuliner dengan alokasikan anggaran senilai Rp 19 Milyar lebih, proyek ini sebelumnya gagal tender sampai ke empat kali barulah bisa rampung.

Baca Juga  Pedagang Umbul- Umbul HUT RI di Kota Ternate Berharap Omset Bisa Meningkat

Menurutnya, proyek ini bukan proyek reklamasi, namun proyek ini menggunakan tiang pancang, dan ini tidak termasuk reklamasi sebab dalam pengerjaan nanti balok beton akan berdiri di atas buis beton dari bangunan sebelumnya.

Baca Juga  BNN Malut Musnahkan 5.500 Gram Barang Bukti Narkoba Jenis Ganja

Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Fahri Bachdar mengatakan, anggaran untuk pembangunan anjungan tapak II ini menggunakan dana Bank Dunia.

Baca Juga  BAZNAS Kota Ternate Berharap Bisa Kelola Gedung Duafa Center

Lanjutnya, proyek anjungan itu diperuntukkan untuk kepentingan pedagang yang berjualan, karena sebelumnya pedagang ini dipindahkan sementara oleh Pemkot Ternate beberapa waktu lalu.

Peliput: Faisal
Editor: ZI

Baca Juga

Redaksi

Disdukcapil Akan Rilis Data Jumlah Penduduk Kota Ternate Tahun 2022

Kesehatan

Peringati HKN Ke 58, Puskesmas Bicoli Gelar Sejumlah Kegiatan

Lokal

Dishub Kota Ternate Usulkan Perbaikan Lampu Jalan

Lokal

Target Pendapatan Pada RAPBD Tidore 2023 Naik Dari Tahun Sebelumnya Sebesar 12,7 Persen

Hukum

Polisi Didesak Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Di KPU Haltim

Redaksi

Cuaca Buruk Diperairan Halsel, KM. Imelda 03 Tidak Diizinkan Berangkat

Redaksi

Meriahkan HUT Ke 77 RI, IGTKI Kota Ternate Gelar Karnaval

Lokal

Dispar Halut Hanya Kelola Dua Destinasi Wisata