Home / Home

Kamis, 23 November 2023 - 14:11 WIT

Penguatan Menejemen Sistem Logistik Dalam Mendorong Daya Saing Produk Dan Pengelolaan Perikanan Kakap, Kerapu Berkelanjutan 


Foto Bersama Kepala Dinas Perikanan Dan kelautan Abdullah Assegaf, Koordinator WCS Reinhart Paat, dan Kamaruddin PPN Ternate

Foto Bersama Kepala Dinas Perikanan Dan kelautan Abdullah Assegaf, Koordinator WCS Reinhart Paat, dan Kamaruddin PPN Ternate

TERNATE MAHABARI.com -Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku Utara Abdullah Assagaf Menyampaikan Keberadaan Maluku Utara pada persilangan empat Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) mestinya menjadi preferensi memposisikan sektor perikanan digarda paling depan pada panggung kebijakan pembangunan.

Apalagi pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah menetapkan ke empat WPP-NRI yaitu (714,715,716, dan 717,) ujarnya.

Abdullah, juga mengatakan bahwa ini memiliki Potensi yang besar memerlukan pengelolaan yang tepat agar memberi manfaat tanpa melupakan keberlangsungan sumberdaya.

Selain itu satu tantangan terbesar dalam pengelolaan perikanan yang efektif adalah kurangnya informasi dan data tangkapan. Sehingga kita harus memperkuat praktik pendataan ikan merupakan prioritas penting dalam mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan, utamanya dengan melibatkan nelayan dan pelaku perikanan.

Sehingga Data perikanan sangat diperlukan untuk menginformasikan status dan stok perikanan, dalam pengambilan keputusan manajemen perikanan dapat dilakukan secara akurat.

Baca Juga  Warga Keluhkan Bau Limba Ikan Di Pasar Gotalamo II

Dengan ditetapkannya Rencana Pengelolaan Perikanan Kakap dan Kerapu di penghujung tahun 2023 hasil diimplementasikannya Pergub 52.2 tahun 2021 tentang pengelolaan kakap kerapu di wilayah maluku utara

Untuk diharapkan pemantauan dan pengawasan pengelolaan sumber daya ikan dapat berjalan sesuai atauran yang berlaku.

Pembangunan perikanan yang berkelanjutan juga tidak lepas dari pengelolaan distribusi produk perikanan dari hulu ke hilir jelasnya

Iya juga mengatakan pentingnya pengelolaan sektor perikanan karna terkait dengan peningkatan produktifitas usaha, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku sektor perikanan (nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil ikan).

Sehingga Pemerintah melakukan berbagai upaya percepatan pembangunan sektor perikanan melalui pengembangan industri perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, nilai tambah dan daya saing produk perikanan, juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha di sektor perikanan.

Baca Juga  Peringati Sumpah Pemuda Ke 95 Dan 78 Tahun Hari pahlawan Komunitas GeNsper Gelar Beragam Mata Lomba

Abdulah juga menambahkan potensi sumber daya perikanan, terutama ikan ternyata belum memberikan jaminan kalau Maluku Utara bisa memiliki daya saing dengan daerah lain pada sektor ini.

Sebab keberhasilan sektor ini seringkali terkendala oleh masalah dalam manajemen sistem logistik ikan sehingga menyebabkan produk hasil perikanan di Maluku Utara masih jauh dari harapan.

Sistem logistik yang efisien merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing produk perikanan menjadi nilai keekonomian.

Dalam menghadapi masalah daya saing produk perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan harus mengambil pendekatan holistik dan berkelanjutan.

produk perikanan, meningkatkan kualitas produk, dan memastikan daya saing yang lebih baik di pasar lokal, domestik maupun internasional.

Baca Juga  APBD Terlilit Hutang DPRD Halut Tolak Penerimaan PPPK

Sampai pada Peraturan gubernur tentang pengelolaan kakap kerapu ini semakin mempererat kolaborasi dan kerjasama dalam pengelolaan kakap dan kerapu sebagai bentuk implementasi dari Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Kakap dan Kerapu di Maluku Utara.

Sehingga dapat terwujud semangat dan kesadaran bersama dalam pelestarian keanekaragaman hayati SDI khususnya kakap dan kerapu demi memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat perikanan.

Selain itu dengan di bentuknya pokja Pengait Dasar Parau yang merupakan pokja manajemen logistik ikan maluku utara diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi untuk peningkatan sistem logistik ikan demi kemajuan industri perikanan maluku utara dan kesejahteraan pelaku usaha serta dapat menekan inflasi yang menjadi isu yang marak diperbincangkan belakangan ini tutupnya

 

 

 

Peliput: Faisal

Baca Juga

Home

Bawaslu Terbitkan Rekom PSU di Injury Time

Home

Pileg 2024, Partai Gerindra Ternate Gunakan Sistem Basis Zonasi

Hedline

Bawaslu Malut Belum Pastikan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anak Kandung Gubernur

Home

Pemkot Ternate Sampaikan KUA-PPAS APBD Tahun 2024
Foto Surat Suara Yang Tidak Ditandatangani KPPS Sehingga Dinyatakan Tidak Sah

Hedline

Fatal Surat Suara Sebanyak 222 Di TPS 08 Kel Tabona Dinyatakan Tidak Sah

Home

“Sengketa Pilkades Loid” Bupati Halmahera Selatan Kalah Di PT.TUN Manado

Home

DPRD Halut Paripurna Dua Ranperda APBD 2024

Home

Tunggak Pajak, DPRD Minta Pemkot Ternate Tindak Tegas Hotel Dafam Dan Royal Resto