Kadishub Kota Ternate
Nurjaya Hi Ibrahim

Home / Redaksi

Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:57 WIT

Launching Sail Tidore 2022 Dilakukan di Auditorium Kemendag RI


Bagikan

MAHABARI, TIDORE- Sail Tidore Tahun 2022 merupakan salah satu strategi percepatan ekonomi di Provinsi Maluku Utara khususnya di Kota Tidore yang akan dilaksanakan pada 24-29 November mendatang yang ditandai dengan Launching Sail Tidore 2022 yang dilakukan pemukulan Tifa oleh Menteri Perdagangan RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri PUPR, Panglima TNI, Gubernur Maluku Utara, Wali Kota Tidore Kepulauan di Auditorium Kementerian Perdagangan RI.

Launching Sail Tidore ini juga diikuti oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Halil Achmad, Para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tidore Sunaryah Saripan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Daud Muhammad, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zulkifli Ohorella, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji melalui Zoom Meeting, diruang rapat Wali Kota, Selasa (11/10/2022).

Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya mengatakan, Launching Sail Tidore ini pertanda dimulainya semua rangkaian kegiatan Sail Tidore, meski kegiatan ini akan dilaksanakan pada 24- 29 November mendatang. Namun ini akan ditindaklanjuti untuk memperkenalkan Tidore dan Maluku Utara ketingkat internasional serta mensosialisasikan Sail Tidore dimata dunia yang lebih luas.

Abdul Gani menambahkan, pelaksanaan Sail Tidore ini juga menjadi berkah dan menerima dengan baik, sehingga diharapkan pelaksanaan Sail Tidore ini dapat berjalan lancar dan sukses.

“Mari sama- sama kita mensukseskan pelaksanaan Sail Tidore ini, karena Sail Tidore ini juga pertanda begitu besar kepedulian Pemerintah Pusat dalam membangun perekonomian Daerah, membangun pariwisata Daerah, membangun usaha kecil dan menengah, membangun transportasi wilayah serta keseluruhan program yang sejalan dengan program Pemerintah pusat,” ungkapnya.

Baca Juga  KPU RI Launching Tahapan Pemilu 2024 dan Nobar di Seluruh Satker

Hadirnya Sail Tidore ini dapat memberikan dampak positif terutama pada penegasan Maluku Utara sebagai kawasan rempah dunia serta penguatan sarana promosi Maluku Utara sebagai kawasan Maritim Dunia.

Kami juga mengharapkan, dukungan penuh dari panitia nasional demi sukses dan lancarnya semua rangkaian pelaksanaan Sail Tidore, serta lebih khusus kepada Menteri PUPR agar dapat mendukung infastruktur yang akan datang di Maluku Utara.

Sementara, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan mengatakan, Sail Tidore merupakan Sail Indonesia ke- 12 yang merupakan sebuah kegiatan pelayaran internasional diperairan Indonesia yang mendatangkan pelayar- pelayar internasional sejak Tahun 2009, kegiatan ini juga bertujuan mendongkrat Pemerintah Daerah yang memiliki keindahan wisata.

“Pelaksanaan sail Tidore ini juga mungkin bagian dari membalas jasa Pemerintah pusat kepada Tidore, ini mungkin tidak seimbang dengan apa yang dilakukan Tidore pada zaman itu, mari sama- sama kita mendukung pelaksanaan Sail Tidore ini agar berjalan dengan lancar dan sukses,” ajak Zulkifli.

Ini juga sebuah kehormatan bagi Kemendag RI yang dipercayakan menjadi panitia nasional pada event Sail Tidore November mendatang semoga kerjasama dari panitia Nasional sampai ke Panitia Daerah dapat berjalan dengan baik agar dapat mensukseskan Sail Tidore 2022.

Baca Juga  Pembebasan Lahan Pembangunan Kantor Bappelitbang Ternate Dilakukan Bertahap

Zulkifli Hasan menjelaskan, Tidore merupakan kerajaan tua, daerah ini memiliki hubungan dagang erat dengan Sumatera, Kesultanan Aceh, Deli, Banten, Cirebon, Kudus, hingga Pontianak. Sebab Maluku Utara adalah salah satu jalur rempah.

Penduduk Tidore pun dikenal gigih dalam hal mengembangkan rempah- rempah. Daerah ini, pada era lampau bahkan kesohor sebagai penghasil rempah- rempah di mata dunia.

Dirinya berharap, Sail Tidore 2022 yang dihelat dengan tema “Tidore: Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-Bangsa” mampu mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa daerah ini merupakan pusat kegiatan ekonomi yang penting.

“Agar seluruh masyarakat Indonesia tahu, bahkan dunia tahu, ada Tidore di Maluku Utara,” kata Zulkifli

Senada juga disampaikan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dukung pemullihan pariwisata Nusantara, maka sambut Sail Tidore dengan tema, Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-bangsa, tema ini mengangkat pesan kekuatan Tidore Sebagai salah satu Kota di Maluku Utara yang memiliki latar sejarah kejayaan rempah dengan nusantara.

“Sail Tidore merupakan kesempatan kita untuk mendorong wisata bahari nusantara dimata dunia, serta harus optimis Sail Tidore mampu berkontribusi untuk membantu proses pemulihan industry pariwisata dalam negeri,” kata Luhut.

Dia juga meminta, kepada Kemendag RI dan Pemerintah Daerah agar melakukan persiapan tindak lanjut pasca event ini, dengan memanfaatkan potensi bahari Tidore sebagai jalur strategis Sail Nasional dan Internasional agar mampu memberikan manfaat berkelanjutan terhadap ekonomi local.

Baca Juga  Sebanyak 149 Pegawai Honorer Pemkot Ternate Akan Ikut Tes PPPK

Kepada Kementerian lembaga maupun pemerintah daerah agar terus bekerjasama mensukseskan Sail Tidore mulai dari persiapan rangkaian acara profesional, percepatan dukungan infastruktur, libatkan UMKM dalam pameran, optimalkan dukungan serta promosikan secara massif pelaksanaan Sail Tidore ini.

“Kita dukung pemulihan Pariwisata nusantara, bangga berwisata di Indonesia saja dan sama- sama kita sambut Sail Tidore 2022,” jelas Luhut.

Logo Sail Tidore terdiri dari berbagai simbol yang memiliki makna sendiri, yakni Bola Bumi yang menunjukan bahwa Sail Tidore 2022 adalah event berskala Internasional dengan melibatkan beberapa negara yang tergabung dalam Global Network Of Magellan Cities (GNMC), Cengkeh dan pala merupakan komoditas asli maluku utara yang sudah dikenal dunia 500 tahun lalu, parang dan salawaku merupakan alat tradisional masyarakat maluku utara sebagai simbol keberanian, ketangguhan, keadilan dan pelindung norma.

Perahu dalam bentuk parang dengan dua layar berkembang menunjukan kejayaan maritime nusantara dimasa lampau yang harus dihidupkan kembali, dan Laut dengan empat gelombang merupakan simbol untuk mempertegas jati diri bangsa Indonesia sebagai proses maritime dunia.

Sedangkan empat gelombang mencerminkan empat kesultanan besar yang ada di Maluku Utara atau Moloku Kie Raha yakni Kesultanan Tidore, Kesultanan Ternate, Kesultanan Bacan dan Kesultanan Jailolo.

Peliput: Kru
Editor: ZI


Bagikan

Baca Juga

Redaksi

Sekda Tikep Lepas 53 Calon Jamaah Haji Asal Kota Tidore

Hukum

Nikah Tanpa Izin, Munira Husen Akan Laporkan JS dan IT

Redaksi

Dukung Sail Tidore 2022, TNI AL Lakukan Bakti Kesehatan Surya Baskara Jaya
Tumpukan Sampah Di dua Kelurahan Gambesi Dan Sasa

Nasional

IMM Ternate, Kali Mati Dan Jalan Jadi Tumpukan Sampah Pasca Ramadhan

Redaksi

Kemendes PDTT RI Berikan Penghargaan Ke Desa Balbar Kota Tidore

Ekonomi

Wali Kota Ternate Sebut Penetapan Harga Eceran BBM Masih Dalam Pembahasan

Redaksi

Puspaga Terus Berikan Penguatan Peran Orang Tua Kepada Anak di Kota Ternate

Politik

Hadirnya Satgas Dana Desa Dinilai “Menguras” APBD dan Berbau “Politik”