Home / Kesehatan / Nasional

Jumat, 27 Mei 2022 - 20:16 WIT

Ketua IDI Pusat Sebut Pakai Masker Hanya Bagi Yang Sakit


MAHABARI, TERNATE- Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Slamet Budiarto menyebut untuk penggunaan masker saat ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang sakit, jika sehat maka boleh beraktivitas tidak menggunakan masker.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri, kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 di Kota Ternate, Jumat (27/5/2022) mengungkapkan, terkait dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa dalam beraktivitas di luar rumah, masyarakat sudah dibolehkan tidak menggunakan masker.

Menurut dr.Slamet Budiarto, saat ini ketika melihat data statistik Covid-19 yang sudah sangat menurun, sama halnya juga yang terjadi di negara-negara lain, sehingga pemerintah membolehkan masyarakat untuk melepaskan masker saat beraktivitas diluar rumah.

Baca Juga  Saksi OTT Gubernur Maluku Utara Nyaris Bunuh Diri Di Toilet KPK

“Dalam beraktivitas di luar rumah, masyarakat dibolehkan tidak memakai masker dan yang sakit tetap harus menggunakan masker seperti pernyataan Presiden Jokowi, sehingga Pengurus Besar IDI setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi,” tuturnya.

Lanjutnya, sebenarnya tugas Pemerintah itu ada dua, pertama mencegah orang sakit dan yang kedua mengobati orang sakit agar tidak cacat dan tidak meninggal itu saja fungsi dari Pemerintah.

Baca Juga  Pemuda Muhammadiya Halbar Gelar Vaksinasi Massal Covid- 19 Di Desa Hatebicara

Kata dia, untuk mencegah orang sakit, maka pemerintah harus menyiapkan gerakan Promotif atau promosi kesehatan dan preventif atau pencegahan terhadap kesehatan dan penyakit yang menyeluruh, terutama di Puskesmas.

Untuk melakukan pencegahan, maka Pemerintah harus menyiapkan semua fasilitas, baik yang ada di klinik- klinik, maupun di Rumah Sakit untuk meningkatkan atau memperpanjang umur hidup masyarakat Indonesia.

“Dengan menyiapkan fasilitas pelayanan yang baik, mulai dari klinik sampai rumah sakit, maka orang yang sakit akan cepat sembuh, dengan hidup yang lebih baik maka bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutur Slamet.

Baca Juga  Soal TPS 08 Tabona, Partai Nasdem Ternate Warning keĀ  Penyelenggara

Dia berharap, agar negara harus prioritaskan kesehatan, walaupun saat ini belum menjadi yang utama, tetapi sudah lebih baik sehingga tinggal ditingkatkan saja.

“Meningkatkan kualitas kesehatan harus dengan meningkatkan anggaran kesehatan, jangan sampai anggaran kesehatan rendah, sebab saat ini, kata Slamet kalau anggaran kesehatan saat ini masih kecil dari yang disiapkan Pemerintah,” tutup Ketua IDI Pusat.

Peliput: Fahrun
Editor: ZI

Baca Juga

Kesehatan

PARI Halut Gelar Pengabdian Masyarakat Penanganan Stunting dan Gizi

Home

Mengurangi Peredaran Narkotika Di Malut, BNN Malut Musnahakan 16,73 Kg Ganja

Ekonomi

Pertamax Melambung Tinggi, Stok Pertalite Terbatas, Supir Angkot dan Ojek Menjerit

Kesehatan

BPOM Malut Tidak Temukan Takjil Buka Puasa Yang Berbahaya

Nasional

Bimtek P2L “alien Mus minta kesadaran masyarakat untuk pemanfaatan pekarangan rumah”

Nasional

DPP IMM Akan Kawal Agenda Demokrasi di Pemilu 2024 Melalui Rumah Kebangsaan

Nasional

Kuker di Pulau Maitara, Menteri Desa PDTT RI Didampingi Wali Kota Tidore

Kesehatan

Pemuda Muhammadiya Halbar Gelar Vaksinasi Massal Covid- 19 Di Desa Hatebicara