Kadishub Kota Ternate
Nurjaya Hi Ibrahim

Home / Redaksi

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 18:11 WIT

Dugaan Kasus KDRT, BK DPRD Kota Ternate Hadirkan Dua Saksi Dalam Pemeriksaan


Bagikan

MAHABARI, TERNATE– Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate sudah melakukan pemeriksaan pada oknum Anggota DPRD RL, korban dan dua orang saksi kedua belah pihak untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dituduhkan pada oknum Anggota DPRD Ternate RL.

Ketua BK DPRD Ternate Makmur Gamgulu kepada media Mahabari.com mengatakan, inikan masih berlanjut, jadi pemeriksaan pendahuluan itu untuk memintai keterangan saksi- saksi dari kedua belah pihak untuk mengumpulkan bukti-bukti, semua itu yang akan dijadikan bukti saat persidangan BK nanti.

Baca Juga  KM Tatamailau Disiapkan PT Pelni Untuk Jadi Hotel Terapung Saat Sail Tidore 2022

Lanjut Makmur, ada dua orang saksi yang dihadirkan pada persidangan BK yaitu sopir RL dan Adik korban, kedua saksi ini yang berada di tempat kejadian, untuk itu kedua orang saksi ini dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kedua saksi saat diminta keterangan dan sudah memberikan bukti- bukti kejadian, jika bukti- bukti masih kurang maka BK akan kumpulkan lagi untuk bisa memenuhi syarat sehingga bisa dilanjutkan pada persidangan.

Baca Juga  Warga Muhammadiyah Halut Telah Melaksanakan Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah Hari Ini

“Dari hasil persidangan itulah baru BK bisa memutuskan apakah memberikan sanksi ringan atau sanksi berat tergantung pada hasil persidangan, karena pada tahapan ini masih pada pemeriksaan saksi- saksi dan mengumpulkan bukti- bukti,” ungkapnya.

Hari Selasa nanti, apakah sidang akan dilanjutkan atau diselesaikan nanti BK akan memberikan ruang kepada keduanya untuk berbicara secara pribadi, atau BK juga bisa memfasilitasinya jika diinginkan.

Baca Juga  6 Guru SMK Maritim Muhammadiyah Haltim Ikut Kunjungan Belajar di PT. PAL Indonesia Surabaya

Namun, kata Makmur, mekanisme dalam tata beracara akan tetap dilakukan sebagaimana mestinya, dan nanti jika korban sudah tidak masalah serta mencabut laporan maka BK menganggap itu sudah selesai.

“Tetapi terkait kode etik yang dilanggar sebagai Anggota DPRD dan membuat nama baik lembaga dan lainnya terekspos diluar sana secara luas, maka itu akan dibicarakan lagi di internal BK,” tegas Makmur.

Peliput: Fahrun
Editor: ZI


Bagikan

Baca Juga

Redaksi

Sri Hatary: Aplikasi Simoreklikbang Dapat Monitor Isu Ekonomi di Malut

Hukum

Soal TPS 08 Tabona, Partai Nasdem Ternate Warning ke  Penyelenggara

Lokal

LBH- Advokasi Peduli Bangsa Soroti Ilegal Mining di Halmahera Timur
Tumpukan Sampah Di dua Kelurahan Gambesi Dan Sasa

Nasional

IMM Ternate, Kali Mati Dan Jalan Jadi Tumpukan Sampah Pasca Ramadhan
Foto Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko

Headline

Netralitas Pemilu 2024, Polri Minta Masyarakat Taksebarkan Isu Hoax

Ekonomi

Menteri Desa PDTT RI; Produk Lokal Bisa Tingkatkan Perekonomian Indonesia

Redaksi

DLH Kota Ternate Akan Berikan Sanksi Tegas Pada Hotel Yang Tidak Punya IPAL Sampai Awal 2023  

Lokal

50 Anggota PPK Haltim Resmi Di Lantik