Home / Lokal / Redaksi

Jumat, 13 Januari 2023 - 16:11 WIT

10 Perusahan Tambang Di Haltim Tidak Memiliki Dokumen Andalalin


Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Timur Dwi Cahyono

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Timur Dwi Cahyono

MAHABARI, HALTIM- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera timur (Haltim) melalui Dinas Perhubungan mencatat setidaknya terdapat 10 perusahan tambang yang beroperasi di haltim tidak memiliki dokumen Analisa Dampak Lalulintas ( Andalalin).

Kepala Dinas Perhubungan Haltim, Dwi Cahyono mengatakan, Andalalin merupakan kepentingan bersama bukan hanya kepentingan Perhubungan karena kaitannya dampak daripada lalu lintas yang terjadi ketika perusahan beraktivitas.

“Ada beberapa hal sampai hari ini progres Dokumen Andalalin di perusahan yang beroperasi di Haltim belum diselesaikan maka ini harus menjadi perhatian bagi perusahan dan wajib untuk diselesaikan,” kata Dwi, saat ditemui awak media di Kantor Bupati Halmahera Timur, Jumat (13/01/2023).

Baca Juga  Bupati Ubaid Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Kibaid Jemaat Buli

Lanjut Dwi, berkaitan dengan itu dirinya telah berkoordinasi dengan Bupati dan menyampaikan hasil dokumen Andalalin yang belum maksimal sehingga tindak lanjutnya seluruh perusahan yang beroperasi di wilayah Halmahera Timur akan diundang untuk membahas Andalalin.

“Undangan itu dalam rangka membahas Andalalin tersebut. Ada beberapa perusahan yang sudah lakukan proses seperti PT Feni namun secara umum dokumen-dokumen pendukung belum dilengkapi maka kami minta agar kegiatan dilapangan itu dilakukan ulang serta mengkaji ulang sehingga betul-betul dapat di atasi sebelum pabrik beroperasi,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Polda Malut Terus Lakukan Pemeriksaan Rutin Kendaraan

Sementara untuk memenuhi kewajiban perusahan dalam melengkapi dokumen Andalalin, menurut Dwi salah satunya berkaitan dengan rawan kecelakaan ketika terjadi kepadatan transportasi dan itu yang harus di sediakan dan harus dianalisis oleh orang yang berkompeten seperti konsultan.

“Karena harus turun kelapangan, bukan analisi dari jauh kemudian menyampaikan hasil. Dan ini konsekuensi sangat besar apalagi pabrik misalnya. Maka hal-hal itu yang harus kita bahas dan bicarakan bersama,” sebut Dwi.

Baca Juga  Pekan Depan, Calon Jamaah Haji Kota Ternate Diberangkatkan

Dwi menambahkan, perusahan yang sudah menyelesaikan Dokumen Andalalin di Haltim PT Aneka Tambang dan menyusul PT Feni Haltim yang sementara progres menyusun Dokumen.

“Sementara 10 perusahan yang beroperasi di Haltim belum sama sekali memiliki atau menyusun Dokumen Andalalin akan kami undang di tanggal 20 ini dalam rangka membahas sama-sama apa kendalanya. Karena Dokumen Andalalin ini menjadi kewajiban yang harus diselesaikan oleh perusahan,” Pungkasnya.

Peliput: Rian

Baca Juga

Pendidikan

Sebanyak 159 Mahasiswa Universitas Terbuka Ternate Ikut Wisuda

Redaksi

Diduga Kosleting Motor, Seorang Ibu dan Anak di Sanana Nyaris Terbakar

Ekonomi

Tingkatkan Kinerja Pengelolaan BUMDes; Desa Wedana Selenggarakan Pelatihan Manajemen BUMDes

Redaksi

Dugaan Kasus KDRT, BK DPRD Kota Ternate Hadirkan Dua Saksi Dalam Pemeriksaan

Politik

Menunggu Enam Kabupaten. Empat Kabupaten Kota Telah Selesai Di Pleno

Kesehatan

Dinkes Kota Ternate Masih Tunggu Inspeksi BPOM di Apotik Terkait Kasus Gagal Ginjal di Sejumlah Daerah

Redaksi

Masyarakat Jati Perumnas Minta Lurah Sultana Momole Diganti

Redaksi

Gandeng Dinas Perikanan Halut, Kodim 1508/Tobelo Gelar Program Bakti Kemandirian Masyarakat